Ilmuwan Belgia Raih Hadiah Nobel Fisika untuk Temuan ’Partikel Hantu' dari Teleskop Luar Angkasa

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
 Ilmuwan Belgia Raih Hadiah Nobel Fisika untuk Temuan ’Partikel Hantu' dari Teleskop Luar Angkasa

Ilmuwan Belgia Raih Hadiah Nobel Fisika untuk Temuan ’Partikel Hantu'.(foto: Instagram @nobelprize)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — FISIKAWAN asal Belgia Prof Francis Halzen telah diumumkan sebagai peraih Hadiah Nobel Fisika. Halzen meraih Hadiah Nobel Fisika atas karya pionirnya dalam mengamati dan mengukur partikel dari luar angkasa. Temuannya telah membuka tabir rahasia alam semesta nan jauh.

Halzen memimpin pengembangan observatorium IceCube di Kutub Selatan. Studi itu menggunakan satu kilometer kubik es Antarktika yang dilengkapi sensor cahaya untuk mendeteksi partikel bernama neutrino. Partikel-partikel itu membawa informasi tentang proses dahsyat berenergi tinggi yang terjadi di kosmos.

Royal Swedish Academy of Sciences menyatakan visi dan kepemimpinan ilmiah Halzen telah menjadi hal yang sangat mendasar bagi IceCube Neutrino Observatory. Halzen pertama kali menyampaikan visinya untuk mendeteksi neutrino di Kutub Selatan pada 1988. Dalam sebuah konferensi pers, ia mengaku terkejut gagasannya dapat bekerja dengan begitu baik.

"Francis Halzen telah memimpin tim peneliti dan insinyur internasional yang telah memberi kita instrumen yang luar biasa. Keteguhan dan visi ilmiahnya telah membuka jalan bagi jenis astronomi baru,” kata Prof Mark Pearce, Ketua Komite Nobel untuk Fisika.

"Saya harus menekankan betapa beruntungnya saya. Ketika kami memulai proyek ini, semua orang menyadari bahwa ini mungkin ide yang bagus, tetapi sangat sedikit yang berpikir ide ini akan berhasil, termasuk saya sendiri,” ujar Halzen.


Baca juga:

3 Ilmuwan Pemecah Misteri Otak Terima Hadiah Nobel Bidang Kedokteran 2026



Penelitian Neutrino




Neutrino adalah partikel subatomik yang sangat sulit ditangkap. Matahari menghasilkan partikel ini dalam jumlah yang sangat besar. Setiap detiknya, miliaran neutrino melintasi area seluas kuku jari kita tanpa menimbulkan bahaya apa pun. Namun, IceCube mencari neutrino yang berenergi jauh lebih tinggi, yaitu yang dihasilkan dari proses-proses dahsyat jauh di luar tata surya kita — di galaksi-galaksi nan jauh.

Observatorium ini terdiri dari ribuan sensor pada kabel-kabel panjang yang dibor dan dibekukan ke dalam blok es berukuran 1 kilometer kubik. Neutrino dapat diibaratkan sebagai 'pembawa pesan astronomis' yang menunjuk pada peristiwa-peristiwa fundamental tersebut. Di observatorium, sebagian besar neutrino menembus es begitu saja, tetapi sesekali ada yang berinteraksi dengan es, menghasilkan partikel-partikel yang memancarkan kilatan cahaya khas.

Sinyal-sinyal langka ini membawa petunjuk mengenai asal-usul neutrino tersebut dan kondisi ekstrem yang menghasilkannya. Hal itu memungkinkan para ilmuwan menyelidiki tempat-tempat yang tidak dapat dilihat dengan mudah oleh teleskop biasa.

Pada kesempatan langka ketika sebuah neutrino menabrak inti atom, hal itu menghasilkan partikel bermuatan yang bergerak cepat. Partikel-partikel yang melesat menembus es inilah yang memancarkan cahaya biru, yang kemudian dapat ditangkap detektor cahaya sensitif.

Pola dan waktu kemunculan cahaya tersebut memungkinkan para ilmuwan memperkirakan arah kedatangan neutrino, membantu mereka melacak asal-usulnya di kosmos. Namun, karena interaksi ini sangat langka, observatorium memerlukan es jernih dalam volume yang sangat besar. Gagasan Halzen yakni menggunakan lapisan es alami yang sangat luas di Antarktika. Oleh karen itu, dimulailah rencana berani untuk membangun observatorium neutrino di Kutub Selatan geografis, dengan ribuan sensor cahaya yang ditanam jauh di dalam es.

Sifat neutrino yang menyerupai 'hantu' justru membuatnya sangat sulit dideteksi, juga menjadikannya pembawa pesan yang kuat dari alam semesta yang jauh. Neutrino jarang berinteraksi dengan materi yang dilaluinya sehingga dapat menembus wilayah padat yang tidak dapat ditembus dengan mudah oleh cahaya.

Karena neutrino tidak memiliki muatan listrik, medan magnet tidak membelokkan jalurnya saat melintasi ruang angkasa. Hal itu berarti arah kedatangannya dapat mengarahkan para ilmuwan kembali ke sumber asalnya. Energi yang dibawanya memberikan wawasan lebih lanjut mengenai proses yang menciptakannya, membantu para ilmuwan menyelidiki bagaimana ledakan bintang dan lingkungan di sekitar lubang hitam raksasa mempercepat pembentukan partikel hingga mencapai energi yang luar biasa.

Louis Barson, direktur sains di Institute of Physics di London, mengatakan IceCube Observatory telah membuka 'jendela' baru yang luar biasa pada alam semesta. Observatorium itu memungkinkan para astronom menyelidiki fenomena yang tidak dapat dilihat oleh teleskop konvensional.

"Penemuan-penemuan yang menyertainya membantu kita memahami beberapa proses paling berenergi dan misterius di alam semesta. Itu semua berkat kerja keras Profesor Halzen," tambahnya.(dwi)

Baca juga:

Jejak AI di Makalah Ilmiah Pengusung MBG Nominasi Nobel Perdamaian 2026

#Hadiah Nobel #Hadiah Nobel Fisika #Belgia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan Belgia Raih Hadiah Nobel Fisika untuk Temuan ’Partikel Hantu' dari Teleskop Luar Angkasa
Temuannya telah membuka tabir rahasia alam semesta nan jauh.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
 Ilmuwan Belgia Raih Hadiah Nobel Fisika untuk Temuan ’Partikel Hantu' dari Teleskop Luar Angkasa
Dunia
3 Ilmuwan Pemecah Misteri Otak Terima Hadiah Nobel Bidang Kedokteran 2026
Metode optogenetika yang mereka perkenalkan diibaratkan sebagai ‘sakelar peka cahaya’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 3 Ilmuwan Pemecah Misteri Otak Terima Hadiah Nobel Bidang Kedokteran 2026
Indonesia
Penulis Utama Makalah Nobel MBG Pakai Gelar Palsu, Minta Maaf Catut Nama Prabowo
Menteri Brian Yuliarto ungkap penulis makalah Nobel MBG akui catut nama Presiden Prabowo Subianto dan tokoh lain tanpa izin.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Penulis Utama Makalah Nobel MBG Pakai Gelar Palsu, Minta Maaf Catut Nama Prabowo
Indonesia
Jejak AI di Makalah Ilmiah Pengusung MBG Nominasi Nobel Perdamaian 2026
Makalah Nobel Peace Prize 2026 yang mengusung Program MBG diduga menggunakan AI. Publik menemukan jejak prompt AI dalam dokumen, sementara pemerintah menginvestigasi pencatutan nama Presiden Prabowo.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Jejak AI di Makalah Ilmiah Pengusung MBG Nominasi Nobel Perdamaian 2026
Indonesia
Kepala Bakom Investigasi Nama Prabowo Dicatut Jadi Penulis Makalah Usung MBG Masuk Nominasi Nobel
Pemerintah Indonesia investigasi dugaan pencatutan nama Presiden Prabowo Subianto dalam makalah Nobel Peace Prize 2026 terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Kepala Bakom Investigasi Nama Prabowo Dicatut Jadi Penulis Makalah Usung MBG Masuk Nominasi Nobel
Olahraga
Mark van Bommel Latih Timnas Belgia, Dendam Masa Lalu CEO KBVB Bikin Hein Vanhaezebrouck Terdepak
Penunjukan Van Bommel mencatatkan sejarah baru sebagai opsi pelatih luar negeri keempat secara beruntun bagi Belgia
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Mark van Bommel Latih Timnas Belgia, Dendam Masa Lalu CEO KBVB Bikin Hein Vanhaezebrouck Terdepak
Olahraga
Blunder Fatal Kiper MU Hancurkan Harapan Belgia, Spanyol Menang 2-1 Lolos ke Semifinal!
Blunder kiper MU Senne Lammens jadi penentu gol kemenangan Spanyol. Spanyol menang 2-1 atas Belgia di perempat final Piala Dunia 2026 berkat gol telat Mikel Merino.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Blunder Fatal Kiper MU Hancurkan Harapan Belgia, Spanyol Menang 2-1 Lolos ke Semifinal!
Olahraga
Spanyol vs Belgia Perempat Final Piala Dunia 2026: Prediksi Pemenang, Head to Head, Prakiraan Pemain
La Roja mencatatkan angka ekspektasi kebobolan (xGA) per laga sebesar 0,30
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 Juli 2026
Spanyol vs Belgia Perempat Final Piala Dunia 2026: Prediksi Pemenang, Head to Head, Prakiraan Pemain
Olahraga
Spanyol Tantangan Selanjutnya Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026
Belgia menang telak 4-1 atas tuan rumah AS di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Charles De Ketelaere cetak dua gol, Lukaku tutup pesta. Belgia akan menghadapi Spanyol di perempat final.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Spanyol Tantangan Selanjutnya Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026
Olahraga
Amerika Serikat Jadi Pecundang di Rumah Sendiri, Belgia Mengamuk Cetak Empat Gol Menuju Perempat Final
Memasuki paruh kedua, masuknya Giovanni Reyna sempat menghidupkan kreativitas serangan anak asuh berjuluk The Stars & Stripes
Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 Juli 2026
Amerika Serikat Jadi Pecundang di Rumah Sendiri, Belgia Mengamuk Cetak Empat Gol Menuju Perempat Final
Bagikan