Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Tokoh NU As'ad Syamsul Arifin Terima Anugerah Pahlawan Nasional

Noer Ardiansjah - Rabu, 09 November 2016

MerahPutih Nasional - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) KH As'ad Syamsul Arifin akan mendapat anugerah gelar pahlawan nasional tahun ini. Penganugerahan gelar akan diberikan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (9/11) siang. 

As'ad Syamsul Arifin dikenal juga dengan sebutan KH Raden As'ad Syamsul ArifinAs'ad Syamsul Arifin dilahirkan di Mekkah, pada tahun 1897 dan wafat di Situbondo pada 4 Agustus 1990. 

Ia merupakan putra pasangan Raden Ibrahim, yang masih keturunan Sunan Ampel, dengan Siti Maimunah, keturunan dari Pangeran Ketandur yang merupakan cucu Sunan Kudus.

As'ad Syamsul Arifin merupakan pengasuh dari pondok pesantren Salafiyah Syafi'iyah yang terletak di Desa Sukorejo, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo. As'ad Syamsul Arifin memegang peran sentral di NU. Jabatan terakhirnya di NU sebagai Dewan Penasihat (Musytasar) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. 

Ia juga dikenal sebagai pembawa pesan (Isyarah), yakni berupa tongkat disertai ayat Al Quran dari K.H. Kholil Bangkalan untuk K.H. Hasyim Asy'ari, yang merupakan cikal bakal berdirinya Nahdlatul Ulama.  

Sebelumnya, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyatakan mengantongi dua nama yang akan dinobatkan sebagai pahlawan nasional pada tahun ini. Menurutnya, satu nama yang diusulkan sudah disetujui oleh Presiden Jokowi untuk dinobatkan sebagai pahlawan pada tahun 2016. Sedangkan satu nama lagi masih menunggu keputusan dari presiden.

"Hari Jumat kemarin Presiden sudah disetujui dan ditandangi sesuai dengan keputusan presiden (keppres)," ujarnya saat ditemui di acara Doa Lintas Agama, Bunderan HI, Jakarta Pusat, Minggu (6/11) lalu.

Sebelumnya, santer terdengar Soeharto dan Gus Dur disebut-sebut akan mendapat gelar tersebut. Namun hingga kini, pertentangan dan perdebatan terus bergulir. Namun, kabar itu langsung dibantah Khofifah. 

"Dua nama orang yang sudah saya pegang yang dimaksud bukan (Soeharto), bukan (Gus Dur)," tegasnya. (Luh)

BACA JUGA:

  1. Khofifah Pastikan Penerima Gelar Pahlawan Tahun Ini Bukan Soeharto dan Gus Dur
  2. Aster Panglima TNI : Resolusi Jihad Sangat Erat Dengan Hari Pahlawan
  3. Soegondo Djojopuspito Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
  4. Inilah 3 Museum Kepahlawanan di Yogyakarta
  5. Kabupaten Tangerang Belum Memilki Pahlawan Nasional

 

Baca Artikel Asli