Thomas Djiwandono Dikabarkan Keluar dari Gerindra, Demi Posisi Deputi Gubernur BI
Rabu, 21 Januari 2026 -
MERAHPUTIH.COM - NAMA Wamenkeu Thomas Djiwandono menjadi salah satu kandidat calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun memastikan Thomas sudah tidak lagi menjadi kader Partai Gerindra. Menurutnya, semua calon yang diajukan melalui surat Presiden Prabowo Subianto ke pimpinan DPR RI telah memenuhi semua persyaratan sesuai dengan regulasi yang ada, termasuk melepas keanggotaan di partai politik.
?
"Soal keanggotaan partai politik, kemudian sebagai pengurus partai politik sudah dipastikan bahwa sejak awal itu sudah terpenuhi mengenai surat pengunduran diri, mengenai posisi-posisi yang ada pada keanggotaan di partai itu sudah tidak berjalan," kata Misbakhun kepada wartawan di kantornya, Selasa (20/1).
Pihaknya juga menjelaskan pengusulan nama keponakan Presiden Prabowo itu sebagai kandidat tersebut muncul sebagai respons dari pengunduran diri Juda Agung dari jabatannya sebagai Deputi Gubernur BI sejak 13 Januari 2026.
?
"Memang sesuai ketentuan tidak boleh ada kekosongan dan kemudian direspons secara administrasi oleh Gubernur Bank Indonesia untuk dilakukan penggantian," ungkapnya.
?
Baca juga:
Profil Thomas Djiwandono, Keponakan Prabowo yang Diusulkan Jadi Deputi Gubernur BI
Thomas Djiwandono masuk daftar kandidat pengganti Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan pencalonan tersebut berawal dari adanya surat pengunduran diri yang disampaikan Deputi Gubernur BI Juda Agung.
?
Ia menambahkan, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, pengunduran diri itu harus ditindaklanjuti melalui proses pengisian jabatan. Pemerintah kemudian mengirimkan surat presiden (surpres) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) guna memulai tahapan uji kelayakan dan kepatutan.(knu)
Baca juga:
Sinyal Tukaran Posisi Deputi Gubernur BI Juda Agung dengan Wamenkeu Thomas Djiwandono
?
?
Foto : Wamenkeu Thomas Djiwandono/ dok Kemenkeu