MerahPutih.Com - Calon wakil presiden Sandiaga Uno berkunjung ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pasca diguncang gempa, pada Rabu (15/8) kemarin. Ia mengunjungi sejumlah tempat pengungsian dan memberikan bantuan kepada korban terdampak gempa.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan, ketika itu ia menyalurkan bantuan untuk korban gempa berupa selimut. Namun, bantuan selimut itu tak cocok diberikan kepada para pengungsi.
"Waktu saya datang ke sana di daerah Lombok Timur, mereka memerlukan bahan pangan tapi saya datang bawa selimut. Enggak nyambung," kata Sandiaga di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/8).
Menurut dia, kesalahan menyalurkan bantuan karena koordinasi penanangan gempa di Lombok yang tak berjalan maksimal. Pasalnya, ia menerima daftar bantuan untuk korban gempa yang berbeda dengan kebutuhan para pengungsi di lapangan.
"Jadi saya merasa sendiri bahwa koordinasi ini perlu ditingkatkan. Saya waktu ke Lombok Barat mereka inginkan beberapa bantuan yang ternyata tidak cocok dengan daftar yang kita terima," jelas dia.
Untuk itu, mantan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini berharap, sistem koordinasi bisa dilakukan lebih baik untuk penanganan gempa di Lombok, demi memaksimalkan penyaluran bantuan.
"Jadi memang koordinasi di antara semua elemen yang ingin bantu proses pemulihan Lombok bisa terjadi dan pulih dalan waktu yang Insya Allah segera," pungkasnya.(Pon)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Survei LSI, Jokowi-Ma'ruf Amin Unggul Jauh Dua Digit Atas Prabowo-Sandiaga