Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal

Ilustrasi gempa bumi. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — GEMPA bumi berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto di Jepang Selatan Selasa (28/7). Gempa dahsyat itu menyebabkan pemadaman listrik di puluhan ribu rumah, merusak jalan, serta membuat sejumlah orang terjebak dan diduga tewas akibat ledakan di sebuah pusat perbelanjaan yang sebagian bangunannya runtuh.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengatakan pemerintah masih menilai besarnya dampak gempa di wilayah yang pernah dilanda bencana mematikan satu dekade lalu.

"Kami telah menerima laporan adanya korban luka. Pemadaman listrik dan kebakaran terjadi di beberapa wilayah, serta terdapat kerusakan pada jalan, jembatan, dan runtuhnya sejumlah bangunan," kata Takaichi kepada wartawan di Tokyo, dikutip The Korea Times.

Ia mengimbau masyarakat untuk segera mengambil langkah demi melindungi diri, termasuk mengungsi ke lokasi yang aman. Sekitar 300 ribu warga diperintahkan menuju pusat-pusat evakuasi. Sementara itu, ratusan personel militer dikerahkan untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan di Pulau Kyushu, ketika gempa susulan terus terjadi.

Lembaga penyiaran publik NHK melaporkan sejumlah orang masih belum diketahui keberadaannya setelah sebuah cerobong asap runtuh di pabrik milik Nippon Paper Industries.

Baca juga:

Gempa Bumi Magnitude 7,1 Guncang Wilayah Kyushu, Jepang, Peringatan Tsunami dengan Gelombang 1 Meter


Ledakan di Pusat Perbelanjaan



Sebanyak 20 hingga 30 pekerja di pusat perbelanjaan terbesar di Prefektur Kumamoto dilaporkan belum ditemukan setelah terjadi ledakan. NHK melaporkan ledakan terjadi tepat setelah gempa.

Sebelumnya, petugas pemadam kebakaran menyatakan sejumlah orang terjebak di dalam gedung, sedangkan kepolisian menyebut cukup banyak korban diduga meninggal dunia dalam insiden tersebut. Demikian dikabarkan media TBS.

Rekaman televisi memperlihatkan salah satu sisi mal yang memiliki sekitar 200 toko itu runtuh, memperlihatkan rangka baja bangunan dan puing-puing yang berserakan di area parkir. Sejumlah ambulans dan mobil pemadam kebakaran terlihat berada di lokasi, sedangkan tim penyelamat terus mencari penyintas.

Juru bicara operator pusat perbelanjaan Aeon mengatakan seluruh pengunjung dan karyawan telah dievakuasi segera setelah gempa pertama terjadi. Namun, penyebab pasti ledakan yang terjadi setelahnya masih belum diketahui.

Seorang saksi mata, Kazuya Tsurunaga, mengatakan kepada TBS bahwa ia mendengar ledakan ketika sedang membersihkan pecahan piring akibat gempa di sebuah kedai yang berjarak sekitar 300 meter dari pusat perbelanjaan.

"Dampaknya sangat besar. Asap tebal membubung ke udara, dan karena angin bertiup ke arah toko kami, situasinya seperti hujan abu vulkanis,” ujarnya.(dwi)

#Gempa Bumi #Jepang #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Jakarta Magnitudo 5,9 Sempat Ganggu Perjalanan KRL, Cek Info Terkininya
Gempa M 5,9 di Kepulauan Seribu yang terjadi Sabtu (12/9) pagi tadi sempat berdampak ke sejumlah transportasi umum di Jabodetabek
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 12 September 2026
Gempa Jakarta Magnitudo 5,9 Sempat Ganggu Perjalanan KRL, Cek Info Terkininya
Indonesia
Info Gempa Jakarta: Magnitudo 5,9, Berpusat di Dekat Kepulauan Seribu
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam akibat aktivitas intraslab
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 12 September 2026
Info Gempa Jakarta: Magnitudo 5,9, Berpusat di Dekat Kepulauan Seribu
Indonesia
Info Gempa Hari Ini Jawa Tengah: Magnitudo 3,8 Berpusat di Wonosobo, Terasa Hingga Dieng dan Banjarnegara
Info terbaru gempa Wonosobo hari ini 12 September 2026 dini hari dengan magnitudo 3,8. Pusat gempa di darat dan terasa hingga Dieng. Cek detail selengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 12 September 2026
Info Gempa Hari Ini Jawa Tengah: Magnitudo 3,8 Berpusat di Wonosobo, Terasa Hingga Dieng dan Banjarnegara
Indonesia
Nagoya Diterjang Banjir saat Asian Games Tinggal 10 Hari, Kontingen Indonesia Mulai Cari Solusi
Bukan hanya aktivitas yang berkaitan dengan pertandingan yang terganggu, melainkan juga berbagai pelayanan publik di wilayah tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Nagoya Diterjang Banjir saat Asian Games Tinggal 10 Hari, Kontingen Indonesia Mulai Cari Solusi
Indonesia
180 Personel Militer dan Heli CH-47 Chinook Jepang Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
Helikopter tersebut juga merupakan salah satu bantuan yang dikirim pemerintah Jepang kepada pemerintah Indonesia untuk menangani karhutla.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
180 Personel Militer dan Heli CH-47 Chinook Jepang Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
BNPB minta tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 triliun ke Kemenkeu untuk mempercepat penanganan bencana 2026. Anggaran rutin Rp 1,08 triliun dinilai tak cukup
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
Gempa Flores Hari Ini Magnitudo 5,1 Guncang Manggarai NTT, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa Flores hari ini berkekuatan M 5,1 mengguncang kawasan Manggarai, NTT pada 8 September 2026. Cek info gempa BMKG terbaru, lokasi pusat gempa, dan peringatan lengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 08 September 2026
Gempa Flores Hari Ini Magnitudo 5,1 Guncang Manggarai NTT, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Indonesia
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
BNPB mencatat 1.730 bencana alam melanda Indonesia sejak Januari hingga 7 September 2026. Banjir dan karhutla mendominasi, 111 ribu rumah rusak, ribuan fasilitas publik terdampak.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
Bagikan