MerahPutih.com - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi bermagnitudo 7,1 yang mengguncang Prefektur Kumamoto, Pulau Kyushu, Jepang, Selasa (28/7), terus bertambah.
Hingga Jumat (31/7) pagi, otoritas melaporkan 34 orang meninggal dunia. Namun, sembilan di antaranya masih dalam proses verifikasi apakah terkait langsung dengan bencana gempa.
Total 22 orang mengalami luka ringan, 39 orang mengalami luka sedang, dan lima lainnya menderita luka serius,
Otoritas Prefektur Kumamoto
Lonjakan Korban dalam Hitungan Jam
Sehari sebelumnya, Kamis (30/7), Sekretaris Kabinet Utama Jepang Minoru Kihara mengumumkan korban tewas melonjak drastis dari 17 korban menjadi 28 orang.
Data itu muncul di tengah pencarian korban di pusat perbelanjaan Aeon Kashima dan pabrik Nippon Paper Industries Co. di Yatsushiro.
Baca juga:
Transportasi Lumpuh, Ribuan Warga Mengungsi
Jalur Kyushu Shinkansen antara Stasiun Kumamoto dan Stasiun Kagoshima-Chuo masih ditutup. Operator berharap jalur antara Stasiun Chikugo-Funagoya (Prefektur Fukuoka) dan Stasiun Kumamoto bisa segera beroperasi kembali.
Sementara itu, lebih dari 10.000 orang masih bertahan di pusat evakuasi. Ribuan rumah tangga mengalami pemadaman listrik dan gangguan pasokan air, memperburuk kondisi pengungsi. Gempa susulan yang terus terjadi menambah kecemasan warga. (*)

