Headline

Sandiaga Uno Kritik Buruknya Penanganan Gempa Lombok

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 21 Agustus 2018
Sandiaga Uno Kritik Buruknya Penanganan Gempa Lombok

Cawapres Sandiaga Uno berbicara kepada awak media di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Calon wakil presiden Sandiaga Uno berkunjung ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pasca diguncang gempa, pada Rabu (15/8) kemarin. Ia mengunjungi sejumlah tempat pengungsian dan memberikan bantuan kepada korban terdampak gempa.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan, ketika itu ia menyalurkan bantuan untuk korban gempa berupa selimut. Namun, bantuan selimut itu tak cocok diberikan kepada para pengungsi.

"Waktu saya datang ke sana di daerah Lombok Timur, mereka memerlukan bahan pangan tapi saya datang bawa selimut. Enggak nyambung," kata Sandiaga di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/8).

Menurut dia, kesalahan menyalurkan bantuan karena koordinasi penanangan gempa di Lombok yang tak berjalan maksimal. Pasalnya, ia menerima daftar bantuan untuk korban gempa yang berbeda dengan kebutuhan para pengungsi di lapangan.

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno (MP/Ponco Sulaksono)

"Jadi saya merasa sendiri bahwa koordinasi ini perlu ditingkatkan. Saya waktu ke Lombok Barat mereka inginkan beberapa bantuan yang ternyata tidak cocok dengan daftar yang kita terima," jelas dia.

Untuk itu, mantan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini berharap, sistem koordinasi bisa dilakukan lebih baik untuk penanganan gempa di Lombok, demi memaksimalkan penyaluran bantuan.

"Jadi memang koordinasi di antara semua elemen yang ingin bantu proses pemulihan Lombok bisa terjadi dan pulih dalan waktu yang Insya Allah segera," pungkasnya.(Pon)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Survei LSI, Jokowi-Ma'ruf Amin Unggul Jauh Dua Digit Atas Prabowo-Sandiaga

#Sandiaga Uno #Gempa Lombok #Gempa Bumi #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Wagub Rano Minta Sekolah Jakarta Rutin Simulasi Gempa Bumi
Langkah tersebut diambil demi memastikan fasilitas pendidikan tidak hanya layak dan nyaman, tetapi juga aman bagi siswa dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Wagub Rano Minta Sekolah Jakarta Rutin Simulasi Gempa Bumi
Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Cari tahu info gempa terkini! Guncangan gempa Banten hari ini bermagnitudo 4,6 berpusat di laut Muarabinuangeun dan terasa hingga Palabuhan Ratu. Cek detailnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Oktober 2026
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Indonesia
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa terjadi pada Selasa pukul 04.40 WIB atau 05.40 WITA.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Indonesia
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Simak kronologi lengkap bencana gempa M 6,1 yang merenggut nyawa warga lansia di Kodi Utara Sumba.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Bagikan