Merahputih.com - Saksi yang dihadirkan kubu 01, Anas Nasikhin mengatakan Presiden Joko Widodo turut hadir dalam training of trainers (ToT) yang digelar Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin pada 20 dan 21 Februari lalu di Hotel El Royal, Jakarta.
Jawaban itu diungkapkan Anas Nashikin usai ditanya oleh salah satu kuasa hukum 02, Iwan Satriawan kepada dirinya.
"Apakah paslon nomor 01 hadir?," tanya anggota tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Iwan Satriawan dalam sidang PHPU di Mahkamah Konstitusi, Jumat (21/6).
"Hadir, bukan dalam pembukaan, tapi dalam sesi," kata Anas menjawab pertanyaan Iwan Satriawan.
BACA JUGA: Saksi Jokowi Jawab Maksud Perang Total dari Moeldoko
Kemudian, salah satu kuasa hukum 02, Iwan Satriawan bertanya kembali mengenai apakah Jokowi memberikan sambutan dalam acara tersebut.
Anas mengatakan, Jokowi datang pada hari pertama pada kegiatan yang digelar di Hotel El Royal, Kelapa Gading, Jakarta Utara. "Apakah Presiden Jokowi memberikan sambutan?" tanya Iwan.
"Kan ada setelah itu materi-materi. Waktu itu kami tidak menyebutnya presiden tapi Bapak Joko Widodo saja," sebut Anas.
Anas ditanya kembali oleh Iwan terkait apa saja sesi yang Jokowi sampaikan dalam acara tersebut. Anas menjawab, Jokowi memberikan pengarahan pada materi ketiga.
"Jadi hari Rabu itu dia tidak presiden?" tanya Iwan lagi.
"Soal itu kurang tahu, barangkali ada izin tertentu, kami tidak," jawab Anas.
Kuasa hukum Prabowo-Sandiaga masih memastikan sekali lagi apakah Hasto memberikan materi atau tidak.
Pertanyaan ini ditanyakan kembali, sebab ada slide atas nama Hasto. Menanggapi hal itu, Anas beralasan, ada pula pemateri yang memberikan slide tapi tidak bicara dalam pelatihan.
"Saya tidak mengikuti, kemungkinan beliau menyampaikan materi," ucap Anas.
Iwan kemudian bertanya selain Hasto, adakah pihak lain yang ikut dalam ToT yang digelar 20 Februari 2019 tersebut. "Ada pihak eksternal?," tanya Iwan.
BACA JUGA: BW Sesumbar KPU dan Kubu Jokowi Kalah Telak
"Sudah saya sebutkan, penyelenggara pemilu kami undang. KPU, Bawaslu, DKPP kami undang," ujar Anas. "Siapa dari KPU?" tanya Iwan.
Namun, Anas tak menjawab. Tidak lama kemudian, Komisioner KPU Viryan Aziz yang ada di ruang sidang menjawab sendiri. "Saya yang hadir yang mulia," kata Viryan.
Sedangkan dari pihak Bawaslu, Anas menjawab, yang hadir dalam kesempatan tersebut adalah Afifudin.
"Kalau tidak salah Mas Afif. Tapi saya tidak tahu apakah diwakilkan karena pas sesi beliau, saya tak ada di ruangan," ucap dia. (Knu)