Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pramono Pastikan tak Ada Kenaikan Harga Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2026

Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026

MERAHPUTIH.COM - TINGGAL hitungan hari lagi umat Islam di seluruh dunia khususnya Jakarta akan merayakan Lebaran Idul Adha 2026/1447 Hijriah. Dalam Lebaran Haji itu, warga muslim melaksanakan pemotongan hewan kurban. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan tak ada kenaikan harga hewan kurban menjelang kurban untuk Idul Adha tahun ini.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pihaknya belum mendapatkan informasi adanya kenaikan harga sapi hingga saat ini.

"Untuk kurban, sampai hari ini kami belum mendapatkan isu mengenai kenaikan," kata Pramono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (12/5).

Eks Sekjen PDI Perjuangan ini menyebut harga sapi di Jakarta masih terjangkau karena penyediaannya sudah disiapkan Perumda Dharma Jaya sejak lama. Saat dilihat dari akun Instagram jual sapi milik Dharma Jaya @djawarameat, sapi Bali/Kupang/Sumbawa dibanderol mulai dari Rp 14 juta atau Rp 72.000 per kilogram. Sementara itu, sapi limousin/simental/po dipatok mulai dari Rp 29 juta atau Rp 73.000 per kilogram. Lalu, sapi limousin super mencapai Rp 51 juta atau Rp 74 ribu per kilogram.

"Jadi harganya masih sesuai dengan yang ada karena Dharma Jaya sendiri sudah mempersiapkan dari jauh-jauh hari," ujar Pramono.

Baca juga:

Kurban Idul Adha 2026, Prabowo Beli Sapi Jumbo Bobot 1 Ton 13 Kilogram Milik Peternak Sukoharjo



Meski demikian, Pramono menyebut, bila ada kenaikan harga, itu tak akan melebihi inflasi. Pemprov DKI akan menjaga harga hewan kurban agar umat muslim bisa merayakan Idul Adha tanpa kecemasan.

"Dengan demikian, mudah-mudahan kurban di Jakarta kalau toh naiknya tidak lebih daripada inflasi. Itulah yang kami lakukan," pungkasnya.(Asp)




Baca juga:

Jelang Idul Adha 2026, Legislator Ingatkan jangan Sampai Hewan Kurban Berpenyakit Beredar

Baca Artikel Asli