Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Polisi Pastikan Narasi 'Jalan Tol Purbaleunyi Terancam Putus' Hoaks

Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Februari 2020

Merahputih.com - Kakorlantas Polri Irjen Istiono menegaskan tidak ada longsor susulan yang terjadi pascaperistiwa longsor di KM 118 Jalan Tol Purbaleunyi, Bandung Barat, Jawa Barat pada Selasa (11/2).

"Itu pasti hoaks ya. Kami sudah melakukan sesuai prosedur yang sudah ada dan diperkirakan kondisi ini bisa diperbaiki bila tidak ada cuaca ekstrem. Kalau sampai jalan putus, mudah-mudahan tidak ada," kata Istiono di KM 118 Tol Purbaleunyi, Rabu (20/2).

Baca Juga

Curug-Curug yang Memesona di Geopark Ciletuh

Hal itu ia katakan menanggapi beredarnya gambar di media sosial yang disertai narasi bahwa jalan Tol Purbaleunyi terancam putus. Longsor sendiri terjadi di sisi kiri dan kanan Jalan Tol Purbaleunyi KM 118,6. Hingga saat ini, jalur A dan jalur B di Tol Purbaleunyi masih bisa dilalui oleh semua jenis kendaraan pascaterjadinya longsor.

Suasana tol Jawa. (Antaranews)
Ilustrasi: Suasana tol Jawa. (Antaranews)

Sementara Direktur Jalan Bebas Hambatan dan Perkotaan, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian mengatakan perbaikan jalan longsor di Tol Cipularang KM 118+600 akan selesai sebelum dimulainya arus mudik Lebaran 2020.

"Kalau tak ada cuaca ekstrem, sebulan tertangani," beber Hedy.

Baca Juga

Hal yang Kamu Harus Persiapkan Sebelum ke Geopark Ciletuh

Longsor yang terjadi sepekan lalu, sebagaimana dikutip Antara, diakibatkan adanya perubahan tata guna lahan di sekitar jalan tol sehingga sebagian wilayah di lokasi longsor menampung air dalam jumlah banyak sehingga menyebabkan longsoran di samping jalan tol.

"Jadi (air) menutup gorong-gorong sehingga menimbulkan akumulasi air di sisi A (jalan tol Jakarta ke Bandung) terutama. Kemudian di sisi B (Bandung ke Jakarta) sama terjadi penjenuhan sehingga terjadi longsor," ucap Hedy. (*)

Baca Artikel Asli