IHSG Hari Ini Menghijau, Investor Masih Tahan Napas Tunggu Data Ekonomi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 2 jam, 25 menit lalu
IHSG Hari Ini Menghijau, Investor Masih Tahan Napas Tunggu Data Ekonomi

Ilustrasi (Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pergerakan IHSG hari ini di Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau sukses dibuka menguat tipis ke posisi 6.538,12, meskipun sebagian besar investor masih memilih bersikap wait and see.

Kenaikan awal indeks saham ini menjadi angin segar yang secara langsung merespons tingginya antisipasi pasar terhadap rilis data ekonomi domestik serta gejolak sentimen global terkini.

Baca juga:

Rupiah Tahan Napas di Rp17.748 per Dolar AS, IHSG Malah Asyik Unjuk Gigi Pagi Ini

Melihat lebih dalam pada prediksi IHSG dan tren pasar saham pagi ini, kelompok 45 saham unggulan alias Indeks LQ45 juga ikut mencatatkan rapor hijau dengan kenaikan 0,14 persen ke level 644,75.

Kinerja positif di pergerakan IHSG perdagangan Selasa ini memang menjadi fokus utama para trader yang sibuk meracik portofolio saham, sembari menakar berbagai kemungkinan arah kebijakan ekonomi dari dalam dan luar negeri.

Diperkirakan IHSG akan berkonsolidasi pada kisaran level 6.450-6.570 pada perdagangan Selasa,

ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim.

Analisis Sentimen Domestik dan Gejolak Global yang Membayangi Pergerakan Saham

Ilustrasi

Menanti Rilis Data Ekonomi Indonesia

Dari gelanggang domestik, para pelaku pasar sedang waswas menantikan rilis data inflasi nasional. Banyak pihak memperkirakan inflasi Indonesia akan merangkak naik ke level 0,2 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Agustus 2026.

Angka ini berbalik arah dari catatan deflasi sebesar 0,14 persen pada Juli sebelumnya. Jika ditarik secara tahunan (year-on-year/yoy), inflasi Agustus diproyeksi menyentuh 3,13 persen, sedikit lebih hangat dibandingkan bulan lalu di posisi 2,88 persen. Inflasi inti pun diprediksi ikut terkerek ke angka 2,8 persen.

Tidak cuma soal harga barang, data neraca perdagangan juga jadi sorotan. Defisit perdagangan diperkirakan menyusut jadi 0,3 miliar dolar AS pada Juli 2026, dari sebelumnya 0,45 miliar dolar AS di Juni.

Sayangnya, laju impor diproyeksi masih akan berlari lebih kencang ketimbang ekspor, walau aktivitas manufaktur (PMI) lokal diprediksi sedikit membaik ke level 50,5.

Tekanan Geopolitik dan Kebijakan Bank Sentral Dunia

Melirik ke luar negeri, hawa pasar terasa sedikit lebih panas gara-gara tensi geopolitik. Serangan militer Amerika Serikat (AS) ke dua peluncur roket Iran di Pulau Larak memicu lonjakan harga minyak mentah lebih dari 2 persen di penutupan Senin (31/8). Kalau harga emas hitam ini terus bertahan di atas, laju inflasi global bisa kembali terdorong naik.

Kondisi ini bikin bank sentral AS, The Fed, makin pasang kuda-kuda. Mereka mengisyaratkan akan lebih galak menekan inflasi, sehingga pasar makin yakin suku bunga acuan bisa saja kembali dinaikkan pada September 2026.

Fokus investor saat ini juga tertuju pada pertemuan negara-negara G20 di Carolina Utara serta rilis data tenaga kerja AS (non-farm payrolls) yang akan keluar pada awal September. Data-data inilah yang bakal jadi kompas arah kebijakan moneter ke depan.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Tahan Banting, Tembus Zona Hijau Walau The Fed Tebar Ancaman Suku Bunga

Rapor Merah di Wall Street dan Variasi Bursa Asia-Eropa

Sentimen campur aduk ini langsung tergambar jelas di papan bursa internasional. Berikut ringkasan pergerakan bursa global dan regional yang wajib Anda perhatikan:

  • Bursa Wall Street (AS): Kompak parkir di zona merah. Indeks S&P 500 turun 0,33%, Nasdaq terkoreksi 0,12%, dan Dow Jones melemah 0,70%.

  • Bursa Eropa: Bergerak bervariasi. Euro Stoxx 50 dan FTSE 100 Inggris berhasil menghijau, namun DAX Jerman dan CAC 40 Prancis terpaksa menelan pelemahan.

  • Bursa Asia: Kompak loyo pada pembukaan pagi ini. Nikkei (Jepang) turun 0,33%, Shanghai (China) merosot 0,17%, sementara Hang Seng (Hong Kong) jatuh paling dalam hingga 1,22%.

Dengan berbagai indikator dari bursa global yang sedang lesu darah, mampukah IHSG mempertahankan posisi menghijaunya hingga sesi penutupan nanti? Tetap pantau sentimen pasar dan sesuaikan strategi investasi Anda!

#IHSG #IHSG Hari Ini #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Hari Ini Menghijau, Investor Masih Tahan Napas Tunggu Data Ekonomi
IHSG hari ini dibuka menguat di tengah sikap wait and see investor. Simak prediksi IHSG, analisis pergerakan saham BEI, dan sentimen global terbaru di sini
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 25 menit lalu
IHSG Hari Ini Menghijau, Investor Masih Tahan Napas Tunggu Data Ekonomi
Indonesia
IHSG Hari Ini Tahan Banting, Tembus Zona Hijau Walau The Fed Tebar Ancaman Suku Bunga
Kondisi pasar modal domestik berbanding terbalik dengan tren kawasan regional akibat faktor kebijakan ekonomi Amerika Serikat
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
IHSG Hari Ini Tahan Banting, Tembus Zona Hijau Walau The Fed Tebar Ancaman Suku Bunga
Indonesia
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi Buntut Tarik Menarik Sentimen Devisa Domestik dan Bunga Global
Seluruh eksportir pemegang kriteria kini wajib menempatkan minimal 30 persen devisa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi Buntut Tarik Menarik Sentimen Devisa Domestik dan Bunga Global
Indonesia
​IHSG Hari Ini Meroket Tajam! Kepanikan Mereda, Saatnya Borong Saham Blue Chip?
IHSG hari ini ditutup menguat tajam seiring meredanya kekhawatiran isu domestik. Cek rangkuman pergerakan pasar, saham incaran, dan prediksi IHSG di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 27 Agustus 2026
​IHSG Hari Ini Meroket Tajam! Kepanikan Mereda, Saatnya Borong Saham Blue Chip?
Indonesia
Dibayangi Tekanan Demo 27 Agustus, ISHG Sudah Anjlok Sejak Pagi
IHSG diproyeksi melemah pada perdagangan Kamis, 27 Agustus 2026 akibat sentimen demo besar di Jakarta.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Dibayangi Tekanan Demo 27 Agustus, ISHG Sudah Anjlok Sejak Pagi
Indonesia
IHSG Anjlok ke 6.501 Sore Ini, Rekor Defisit Transaksi Berjalan dan Tensi Global Jadi Biang Kerok
IHSG hari ini ditutup melemah 24,02 poin ke level 6.501,67. Cari tahu pemicu utamanya
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
IHSG Anjlok ke 6.501 Sore Ini, Rekor Defisit Transaksi Berjalan dan Tensi Global Jadi Biang Kerok
Indonesia
Anak Usaha UGM Gebrak Pasar Modal, Intip Potensi IPO Saham SWAP Berkemas Rp45,22 Miliar
PT Swayasa Prakasa Tbk (SWAP), anak usaha UGM, bersiap menggelar IPO di BEI dengan target dana Rp45,22 miliar. Cek jadwal, rentang harga, dan alokasi dananya di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
Anak Usaha UGM Gebrak Pasar Modal, Intip Potensi IPO Saham SWAP Berkemas Rp45,22 Miliar
Indonesia
IHSG Menguat ke 6.525, BEI Siap Hapus Aturan Harga Saham Rp 50
Sentimen pasar global turut terwarnai oleh dinamika ekonomi Amerika Serikat serta kenaikan harga minyak mentah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 Agustus 2026
IHSG Menguat ke 6.525, BEI Siap Hapus Aturan Harga Saham Rp 50
Indonesia
IHSG Hari Ini: Tembus 6.500, Aturan Saham Gocap Jadi Rp 1 dan Redupnya Bursa Saham AS
Pasar saat ini sedang menimbang kombinasi kabar segar dari dalam negeri serta dinamika ekonomi global yang cukup dinamis
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 Agustus 2026
IHSG Hari Ini: Tembus 6.500, Aturan Saham Gocap Jadi Rp 1 dan Redupnya Bursa Saham AS
Indonesia
IHSG Melesat Tersengat Sentimen Global! Kebijakan Buyback Obligasi AS Sukses Pompa Bursa Asia
Ketegangan geopolitik terkait jalur perdagangan energi Selat Hormuz antara AS dan Iran juga terus dipantau
Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Agustus 2026
IHSG Melesat Tersengat Sentimen Global! Kebijakan Buyback Obligasi AS Sukses Pompa Bursa Asia
Bagikan