Merahputih.com - IHSG hari ini mencatat penguatan pada akhir sesi perdagangan, Senin (31/8) sore. Pelaku pasar terlihat terus mencermati berbagai sentimen tingkat global maupun domestik.
IHSG menutup transaksi dengan kenaikan 7,36 poin atau 0,11 persen menuju posisi 6.525,48. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 ikut merangkak naik 2,01 poin atau 0,31 persen ke level 643,83.
Baca juga:
Pergerakan Rupiah Terdampak Pidato Kepala The Fed, Inflasi Melebihi Prediksi
Pengaruh Sentimen Asing
Kondisi pasar modal domestik berbanding terbalik dengan tren kawasan regional akibat faktor kebijakan ekonomi Amerika Serikat.
Bursa Asia didominasi pelemahan setelah pernyataan hawkish Ketua The Fed Kevin Warsh kembali meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat pada periode mendatang,
ujar Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas.
Dalam pidato acara Jackson Hole, Kevin Warsh memperingatkan tingkat inflasi belum menunjukkan perlambatan berarti. Otoritas pembuat kebijakan menegaskan komitmen mengembalikan laju inflasi menuju target 2 persen.
Lonjakan harga minyak bumi turut menekan pasar usai militer Amerika Serikat menargetkan peluncur roket Iran saat persiapan pemasangan ranjau di Selat Hormuz.
Dinamika Indikator Domestik

Dari dalam negeri, pergerakan indeks menguat secara terbatas seiring tingkat kehati-hatian investor menjelang rilis sejumlah indikator penting seperti data inflasi bulanan serta neraca perdagangan.
Persetujuan DPR RI atas pengangkatan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia menggantikan Perry Warjiyo sukses menyuntikkan sentimen positif.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor mencatat penguatan. Sektor keuangan memimpin kenaikan sebesar 1,23 persen, bersusul sektor energi sebesar 0,94 persen. Sebaliknya, empat sektor mencatat pelemahan dengan sektor industri anjlok paling dalam sebesar 1,65 persen.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.372.000 kali transaksi berbekal perputaran 50,33 miliar lembar saham. Total nilai transaksi menyentuh angka Rp24,99 triliun. Sebanyak 413 emiten naik, 245 emiten menurun, lalu 305 emiten stagnan alias tidak bergerak.
Baca juga:
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi Buntut Tarik Menarik Sentimen Devisa Domestik dan Bunga Global