Alasan Mengejutkan Pameran John Galliano di The Met 2027 Dibatalkan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
Alasan Mengejutkan Pameran John Galliano di The Met 2027 Dibatalkan

Ilustrasi The Met (The Met)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kabar mengejutkan datang dari ranah mode bergengsi, di mana pameran John Galliano batal digelar di The Met pada bulan Mei 2027 mendatang.

Keputusan pembatalan ini disepakati bersama oleh pihak museum dan sang desainer akibat masih kuatnya bayang-bayang kontroversi masa lalu yang menjeratnya.

Batalnya eksibisi ini praktis membuat publik kini menunggu pengumuman baru terkait tema pengganti untuk acara The Met Gala 2027.

Baca juga:

Vacheron Constantin dan The Met Ciptakan Arloji Terinspirasi Karya Seni Populer

Rencana awal untuk menggelar eksibisi bertajuk 'John Galliano: Horizons di The Met Costume Institute' terpaksa harus diurungkan. Di balik pembatalan pameran The Met ini, isu kontroversi John Galliano terkait pernyataan rasisme dan antisemitisme di masa lalunya masih menjadi topik yang sangat sensitif.

Ketimbang memaksakan acara yang berpotensi menyakiti perasaan komunitas tertentu dan memicu perdebatan panjang, kedua belah pihak akhirnya memilih jalan tengah yang paling aman, yakni membatalkannya secara total.

Mengapa Eksibisi John Galliano: Horizons Dibatalkan?

Pihak The Metropolitan Museum of Art (The Met) tidak mengambil keputusan ini secara sepihak. Direktur dan CEO The Met, Max Hollein, menegaskan bahwa hal ini merupakan hasil dari proses pertimbangan yang matang.

Setelah diskusi mendalam dengan John Galliano, kami bersama-sama memutuskan untuk tidak melanjutkan pameran ini,

ungkap Hollein.

Hal senada juga diutarakan oleh Andrew Bolton, Kurator yang Bertanggung Jawab di Costume Institute. Ia menyoroti tanggung jawab moral museum saat berhadapan dengan sejarah atau figur yang sarat konflik.

Bolton menyadari betul bahwa rencana pameran ini telah memicu kekhawatiran dan rasa sakit bagi banyak pihak, sehingga ia sepenuhnya mendukung keputusan pembatalan tersebut.

Permintaan Maaf dan Kesadaran Diri Galliano

Desainer asal Inggris ini menyadari bahwa luka yang ia torehkan pada komunitas Yahudi dan Asia di masa lalu belum sepenuhnya sembuh. Meski ia merasa sangat tersanjung karyanya sempat dilirik oleh institusi sekelas The Met, ia memilih untuk mundur secara teratur.

Dalam pernyataan resminya, Galliano menyampaikan refleksi mendalam mengenai masa lalunya.

Saya tetap bertanggung jawab penuh atas rasa sakit yang disebabkan oleh kata-kata saya di masa lalu, khususnya luka yang saya timbulkan pada komunitas Yahudi dan Asia, dan saya tetap sangat menyesalinya. Saya memahami bahwa penebusan dosa yang bermakna tidak dicapai melalui sebuah pameran, pengakuan institusional, atau gerakan publik semata,

ucap Galliano

Lebih lanjut, Galliano tidak ingin kehadirannya justru menjadi beban bagi museum. "Saya tidak ingin perdebatan seputar diri saya menempatkan The Met dalam posisi yang sulit atau mengalihkan perhatian dari karya luar biasa Costume Institute,"

Galliano tak lupa mengucapkan rasa terima kasih yang luar biasa kepada pihak-pihak yang terus mendampinginya melewati 15 tahun masa pemulihan dari kecanduan alkohol, serta kepada para petinggi The Met yang sempat memberinya kesempatan.

Baca juga:

Album Tribute ‘The Metallica Blacklist’ Hadirkan 53 Musisi Lintas Genre

Dukungan Penuh dari Anna Wintour

Langkah mundur yang diambil oleh Galliano justru menuai simpati dari petinggi industri mode, termasuk Anna Wintour selaku Met Trustee. Wintour menilai keputusan sang desainer sebagai bentuk kedewasaan dan keberanian yang patut diacungi jempol.

Keputusan John bahwa pameran yang didedikasikan untuk karyanya tidak boleh dilanjutkan saat ini adalah sangat berani dan menjadi tolok ukur tentang siapa dirinya. Saya yakin ini adalah keputusan yang tepat, dan baik dia maupun Museum mendapat dukungan penuh dari saya,

tegas Anna Wintour.

Kini, para pencinta mode di seluruh dunia harus bersabar menunggu langkah selanjutnya dari The Met. Informasi terkait pameran musim semi terbaru untuk Costume Institute dan tema resmi Met Gala 2027 baru akan diumumkan di kemudian hari.

#Museum #Desain #Desainer
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Alasan Mengejutkan Pameran John Galliano di The Met 2027 Dibatalkan
Pameran John Galliano di The Met 2027 resmi dibatalkan. Temukan alasan mengejutkan di balik kontroversi masa lalu, serta keputusan dari Anna Wintour dan pihak museum
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
Alasan Mengejutkan Pameran John Galliano di The Met 2027 Dibatalkan
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
Museum Koleksi Dinosaurus Terbesar RI Mulai Dibuka, Pemkot Solo Umumkan Tiketnya Segini!
Tahir Solo Museum resmi dibuka di Solo dengan koleksi dinosaurus terbesar di Indonesia. Tiket Rp30 ribu untuk pelajar, Rp50 ribu dewasa, buka setiap hari 09.00–17.00 WIB.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Museum Koleksi Dinosaurus Terbesar RI Mulai Dibuka, Pemkot Solo Umumkan Tiketnya Segini!
Indonesia
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Pamerkan Fosil Dinosaurus Asli dengan Leher 20 Meter
Tahir Solo Museum resmi dibuka di atas lahan 5 hektare. Museum ini menghadirkan fosil Omeisaurus tianfuensis dengan leher 20 meter dari Tiongkok.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Pamerkan Fosil Dinosaurus Asli dengan Leher 20 Meter
Fashion
JF3 2026 Resmi Dibuka, Simak Tema, Program, dan Jadwal Fashion Show Lengkap
JF3 2026 resmi digelar dengan tema Recrafted: Shaping the Future. Festival ini menghadirkan lebih dari 50 desainer dari Indonesia hingga Eropa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
JF3 2026 Resmi Dibuka, Simak Tema, Program, dan Jadwal Fashion Show Lengkap
Olahraga
AC Milan Kembali ke Era Setelan Jas Elegan Bersama Boggi Milano, Tinggalkan Gaya Streetwear Off-White
Langkah strategis ini bukan sekadar pergantian sponsor busana biasa, melainkan perombakan citra publik organisasi
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Juli 2026
AC Milan Kembali ke Era Setelan Jas Elegan Bersama Boggi Milano, Tinggalkan Gaya Streetwear Off-White
Fun
1 dari 3 Pengguna TikTok di Indonesia Suka Museum, 51% Suka Sejarah
Lebih dari 1 dari 3 pengguna TikTok di Indonesia tertarik pada museum.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
1 dari 3 Pengguna TikTok di Indonesia Suka Museum, 51% Suka Sejarah
Fashion
ESMOD Jakarta Open Campus 25 April 2026, Kesempatan Eksplorasi Karier di Industri Fashion
ESMOD Jakarta gelar Open Campus 25 April 2026. Eksplorasi pendidikan fashion internasional, peluang karier, hingga info beasiswa terbatas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
ESMOD Jakarta Open Campus 25 April 2026, Kesempatan Eksplorasi Karier di Industri Fashion
Indonesia
Fadli Zon Sebut Tiket Museum Nasional Masih Sangat Terjangkau, Disabilitas Hingga Anak Yatim Tetap Gratis
Fadli Zon menilai bahwa biaya masuk museum di tanah air saat ini masih tergolong sangat murah jika dibandingkan dengan standar internasional
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Januari 2026
Fadli Zon Sebut Tiket Museum Nasional Masih Sangat Terjangkau, Disabilitas Hingga Anak Yatim Tetap Gratis
Bagikan