MerahPutih.com – TikTok meluncurkan Museum Insights Report 2026 yang mengungkap tren komunitas #MuseumTok sepanjang tahun terakhir.
Dikutip Jumat (22/5), laporan terbaru itu menunjukkan lebih dari 1 dari 3 pengguna TikTok di Indonesia tertarik pada museum.
Baca juga:
Culture and Education Partnerships Lead TikTok, Karen Kang, menyebut budaya pop menjadi pintu masuk efektif untuk mengenalkan sejarah.
Lebih dari setengah pengguna TikTok di Indonesia (51 persen) tertarik pada sejarah,
Culture and Education Partnerships Lead TikTok, Karen Kang.
Kreator Jadi Kurator Baru
Laporan yang sama menyebutkan museum berhasil menjangkau audiens baru dengan memanfaatkan budaya pop, humor, dan format autentik di TikTok.
Kreator disebut sebagai kurator baru yang mampu menghadirkan cerita sejarah dengan cara relevan dan mudah dipahami generasi muda.
Suara autentik dari kreator turut mendorong penemuan museum sekaligus membuka cara baru bagi anak muda mengenal seni, budaya, dan sejarah.
Baca juga:
Pemprov DKI Gelontorkan Rp 15 Miliar Revitalisasi Museum MH Thamrin
Tur Museum dan Literasi Digital
Dalam rangka Hari Museum Internasional dilansir Antara, TikTok menggelar Tur Museum bersama kreator dan media di Museum Tekstil Jakarta. Museum Tekstil Indonesia aktif memperkenalkan sejarah tekstil dan wastra Indonesia melalui akun resmi @museum_tekstiljkt di TikTok.
Institusi budaya selalu memiliki kekuatan untuk membangkitkan rasa ingin tahu, dan kini berpeluang menjangkau orang-orang yang memiliki rasa ingin tahu tersebut,
Culture and Education Partnerships Lead TikTok, Karen Kang.