Merahputih.com - Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama timnas Argentina. Setelah lebih dari dua dekade mengenakan seragam Albiceleste, megabintang berusia 39 tahun itu memutuskan pensiun dari sepak bola internasional.
Keputusan tersebut menutup salah satu babak paling luar biasa dalam sejarah sepak bola Argentina. Messi bukan hanya menjadi pencetak gol terbanyak dan pemain dengan penampilan terbanyak untuk negaranya, tetapi juga akhirnya membawa Argentina meraih trofi yang selama bertahun-tahun terasa begitu sulit digapai.
Baca juga:
Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Kepergian Sang Legenda Penuh Haru
Berikut sejumlah momen ikonik yang mewarnai perjalanan pemain berjulukan La Pulga, mulai dari masa remajanya bersama Barcelona hingga kejayaan bersama Argentina.
Hattrick Pertama di El Clasico

Salah satu tanda awal kebesaran Messi muncul ketika usianya baru 19 tahun.
Pada 10 Maret 2007, Messi mencetak hattrick pertamanya dalam laga El Clasico melawan Real Madrid. Barcelona bermain imbang 3-3 dan seluruh gol Blaugrana diborong oleh pemain muda asal Argentina tersebut.
Penampilan itu menjadi salah satu momen yang membuat dunia mulai menyadari bahwa Barcelona memiliki talenta istimewa.
Gol Solo Spektakuler Lawan Getafe
Hanya sekitar sebulan setelah mencetak hattrick ke gawang Real Madrid, Messi kembali membuat publik terkesima.
Dalam pertandingan Copa del Rey melawan Getafe pada 18 April 2007, Messi menerima bola dari wilayah pertahanannya sendiri sebelum menggiringnya melewati sekitar lima pemain lawan.
Gol tersebut memiliki kemiripan dengan gol legendaris Diego Maradona saat Argentina menghadapi Inggris pada Piala Dunia 1986.
Baca juga:
Mourinho Bereaksi atas Pensiun Lionel Messi: Piala Dunia Tak Akan Pernah Sama
Empat Gol ke Gawang Arsenal

Musim 2009-2010 menghadirkan salah satu penampilan individu terbaik Messi di Liga Champions.
Menghadapi Arsenal di perempat final, Messi mencetak empat gol dalam kemenangan Barcelona 4-1.
Itu menjadi kali pertama Messi mencetak empat gol dalam satu pertandingan sepanjang karier profesionalnya bersama Barcelona.
Memecahkan Rekor Gol Barcelona
Messi kembali mencatat sejarah pada 20 Maret 2012.
Dalam pertandingan melawan Granada, ia mencetak hattrick dan melewati rekor Cesar Rodriguez sebagai pencetak gol terbanyak Barcelona.
Messi menyamai rekor 232 gol melalui gol pertamanya, kemudian memecahkannya lewat gol kedua dan memperlebar jarak dengan gol ketiga.
Saat meninggalkan Barcelona pada 2021, Messi sudah mengoleksi 672 gol untuk klub tersebut.
91 Gol dalam Satu Tahun
Tahun 2012 menjadi salah satu periode paling fenomenal dalam karier Messi.
Ia mencetak 91 gol dalam satu tahun kalender, terdiri dari 79 gol untuk Barcelona dan 12 gol bersama Argentina dalam 69 pertandingan.
Catatan tersebut membuat Messi masuk Guinness World Records dan semakin mempertegas statusnya sebagai salah satu pencetak gol paling produktif sepanjang sejarah.

Menjadi Raja Gol LaLiga
Pada November 2014, Messi kembali menorehkan sejarah.
Hattrick ke gawang Sevilla membuatnya melewati rekor Telmo Zarra sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah La Liga.
Messi kemudian menutup kiprahnya di kompetisi Spanyol dengan catatan 474 gol, jauh di atas para pesaingnya dalam daftar pencetak gol sepanjang masa La Liga.
Baca juga:
Usai Kehilangan Ayah, Lionel Messi Cetak Gol dan Menatap Haru ke Langit
Gol ke-500 Barcelona dalam El Clasico
Di Santiago Bernabeu pada 23 April 2017, Barcelona menang 3-2 atas Real Madrid berkat gol Messi pada masa injury time.
Gol tersebut memiliki makna ganda. Selain menjadi penentu kemenangan dalam El Clasico, gol itu merupakan gol ke-500 Messi untuk Barcelona.
Setelah 21 tahun bersama Barcelona ia mencetak 672 gol dan mempersembahkan 35 trofi.
Mengangkat Trofi Bersama Argentina

Penantian panjang Messi bersama Argentina berakhir pada 2021.
Ia membantu Argentina mengalahkan Brasil 1-0 pada final Copa America di Stadion Maracana. Trofi tersebut menjadi gelar internasional senior pertama Messi bersama Argentina.
Tiga tahun kemudian, Messi kembali mengangkat Copa America.
Namun, pencapaian terbesar tentu datang pada Piala Dunia 2022.
Juara Piala Dunia 2022
Piala Dunia 2022 di Qatar menjadi puncak perjalanan Messi bersama Argentina.
Dalam final dramatis melawan Prancis, Argentina bermain 3-3 selama 120 menit sebelum menang melalui adu penalti.
Messi mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut dan juga berhasil mengeksekusi penalti dalam drama adu tos-tosan.
Argentina akhirnya menjadi juara dunia dan Messi dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen setelah mencetak tujuh gol.