Merahputih.com - Saga transfer Pape Matar Sarr ke Juventus akhirnya menemui titik terang setelah Tottenham Hotspur resmi memberikan lampu hijau pelepasannya.
Gelandang muda berbakat ini didatangkan dengan status pinjaman selama semusim, yang dibekali klausul kewajiban tebus bersyarat senilai 30 juta euro atau sekitar Rp 617 Miliar.
Keputusan berani ini diambil Bianconeri sebagai langkah taktis untuk menambal sekaligus memperkuat lini tengah mereka di bursa transfer musim ini.
Baca juga:
Youssouf Fofana Rela Dipinjamkan ke Galatasaray, AC Milan Malah Jual Mahal
Kepastian mendaratnya Pape Matar Sarr jelas jadi angin segar buat Juventus yang belakangan memang lagi agresif berburu gelandang baru. Sebelumnya, raksasa Turin ini sempat gigit jari lantaran incaran utama mereka, Franck Kessie, justru lebih memilih merapat ke Atalanta.
Enggak mau kelamaan galau atau kehilangan momentum, manajemen Juve langsung tancap gas mendekati Sarr dan kabarnya sudah sukses mengunci kesepakatan kontrak panjang hingga tahun 2031 mendatang.
Syarat Unik di Balik Kesepakatan 30 Juta Euro

Proses negosiasi berjalan super cepat. Hanya berselang sehari setelah kesepakatan personal tercapai, Tottenham Hotspur langsung merestui skema peminjaman ini.
Namun, ada detail menarik yang mengatur bagaimana status pinjaman ini bisa berubah jadi kepemilikan permanen.
Terkait detail kontrak, jurnalis yang juga pakar transfer kenamaan, Gianluca Di Marzio memberikan laporan merinci klausul wajib beli yang disematkan oleh pihak Tottenham.
Nilai total transfer mencapai 30 juta euro dengan skema pinjaman plus opsi permanen. Opsi ini otomatis berubah menjadi kewajiban beli jika Juventus lolos ke Liga Champions atau Liga Europa musim depan, dan Sarr wajib bermain di 50 persen total laga Juve dengan minimal menit bermain 45 menit per pertandingan,
lapor Gianluca Di Marzio.
Syarat ini menunjukkan bahwa kedua belah pihak ingin memastikan sang pemain asal Senegal tersebut benar-benar mendapatkan jam terbang reguler, bukan sekadar jadi penghangat bangku cadangan di Turin.
Modal Positif Juventus di Awal Musim Serie A
Kedatangan amunisi baru ini pastinya bakal mendongkrak moral skuad Juventus yang juga tengah melaju kencang di awal musim Serie A.
Sebelumnya, mereka sukses membungkam Frosinone 1-0 lewat sundulan maut Gleison Bremer. Tren positif itu berlanjut saat mereka menjamu Parma di Allianz Stadium, Turin, pada Minggu (30/8) dini hari WIB.
Pertandingan melawan Parma sejatinya berjalan cukup alot, terutama di sepanjang babak pertama. Kebuntuan baru pecah berkat kejelian rotasi dari pinggir lapangan.
Baca juga:
Juventus Borong 2 Pemain Premier League, Pape Matar Sarr dan Nick Woltemade Segera Merapat
Nico Gonzalez yang masuk sebagai pemain pengganti sukses memecah telur di menit ke-62 lewat tendangan terdefleksi yang mengecoh kiper lawan.
Strategi pergantian pemain kembali membuahkan hasil manis jelang akhir laga. Teun Koopmeiners, yang juga turun dari bangku cadangan, sukses mengunci kemenangan Juventus menjadi 2-0 lewat gol telatnya di menit ke-88.
Dengan tambahan pemain sekelas Pape Matar Sarr, kedalaman skuad Bianconeri kini terlihat makin menjanjikan untuk bersaing di papan atas.