Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pilwalkot Solo, Pengamat Prediksi Gibran Berpeluang Dapat Rekomendasi DPP PDIP

Eddy Flo - Jumat, 28 Februari 2020

MerahPutih.Com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sampai saat ini belum juga mengeluarkan rekomendasi pasangan calon yang akan bertarung di Pilwalkot Solo 2020.

Sejatinya, PDIP telah melakukan fit and proper test terhadap putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan pasangan calon yang diajukan DPC PDIP Solo yakni Achmad Purnomo-Teguh Prakosa. Namun, berdasarkan sejumlah pertimbangan, DPP PDIP memutuskan untuk menunda pemberian rekomendasi hingga awal Maret.

Baca Juga:

Gibran Kalah di Survei Median, Ini Tanggapan Bakal Cawali Solo Achmad Purnomo

Lantas, siapakah yang bakal mendapat rekomendasi dari DPP PDIP?

Gibran Rakabuming Raka bersama pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa
Gibran Rakabuming Raka dan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa berfoto bersama di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Senin (10/2). (Istimewa)

Pengamat politik Emrus Sihombing memprediksi bahwa Gibran Rakabuming Raka lebih berpeluang mendapat rekomendasi ketimbang pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa.

"Prognosa saya, PDIP cenderung akan mengusung Gibran. Peluang Gibran (direkomendasi) lebih besar," kata Dr. Emrus Sihombing di Jakarta, Kamis (27/2).

Pengajar Universitas Pelita Harapan ini menyodorkan empat alasan kenapa Gibran lebih memiliki kans yang besar daripada Achmad Purnomo.

Pertama Gibran punya popularitas, kemudian tingkat akseptabilitas keterpilihannya sejauh ini juga bagus.

Ketiga, kata dia, sejauh ini belum ada persepsi negatif terhadap rekam jejak Gibran, dan terakhir yang tidak kalah penting adalah putra dari Presiden RI Joko Widodo.

"Banyak orang bilang enggak ada hubungannya putra Presiden atau bukan. Menurut saya, ini sangat berpengaruh. 'Jokowi effect' ini berpengaruh terhadap Gibran," katanya.

Bahkan, Direktur Eksekutif Emrus Corner itu menegaskan bahwa Gibran justru diuntungkan sebagai putra presiden dalam kontestasi politik sekarang ini.

"Dalam konteks pertarungan sekarang ini, menurut saya menguntungkan (bagi Gibran). Bagaimanapun juga kekuasaan itu, sekecil apa pun, apalagi besar, pasti berpengaruh," katanya.

Emrus melihat sampai saat ini Jokowi pun tidak menunjukkan sinyal mendukung atau tidak mendukung terhadap anaknya yang ingin maju pada Pilwalkot Solo.

"Jokowi 'kan tidak memberi sinyal dukungan atau tolakan. Kalau tidak mendukung dan menolak, saya lebih mempersepsikan mendukung," ujarnya.

Terkait anggapan politik dinasti dengan majunya Gibran, Emrus sebagaimana dilansir Antara, melihat tidak akan terlalu berpengaruh pada elektabilitas Gibran dalam pilkada.

"Memang dia anak biologis dari Presiden. Bisa juga orang melihat seperti itu, tergantung pada kacamata mana melihatnya. Namun, saya melihat dari ukuran objektif, apakah melanggar peraturan atau tidak," tandasnya.

Baca Juga:

Belum Keluarkan Rekomendasi, Pengamat Nilai PDIP Sengaja Tunggu Lawan di Pilwalkot Solo

Sebelumnya, DPP PDI Perjuangan resmi menunda pengumuman rekomendasi Pilwalkot Solo 2020 bersama dengan Makassar dan Bali.

Pada Pilwalkot 2020, Gibran tidak sendiri menunggu rekomendasi dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan sebab ada Achmad Purnomo yang juga menunggu rekomendasi.(*)

Baca Juga:

Gibran Bertemu Megawati Demi Rekomendasi Pilwalkot Solo, Pengamat: PDIP Bakal Pecah

Baca Artikel Asli