Panas Ekstrem, Sungai Danube di Budapest Surut Mengungkap Jasad Tentara Perang Dunia II dan Sepeda Motor

Dwi AstariniDwi Astarini - 1 jam, 16 menit lalu
Panas Ekstrem, Sungai Danube di Budapest Surut Mengungkap Jasad Tentara Perang Dunia II dan Sepeda Motor

Motor peninggalan Perang Dunia II yang tersingkap di Sungai Danube.(foto: dok Komisi Makam Perang Jerman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — JASAD dua tentara Jerman yang tewas dalam Perang Dunia II ditemukan di Sungai Danube, Budapest. Jasad itu muncul akibat permukaan air sungai yang mencapai titik terendah dalam sejarah setelah kekeringan parah.

Bersama jasad mereka, ditemukan pula tanda identitas kedua tentara, sebuah sepeda motor Wehrmacht milik Angkatan Darat Jerman yang sebagian besar masih utuh, cincin pernikahan, serta sebuah perisai Kuban, lencana penghargaan tempur Wehrmacht. Demikian diungkapkan Komisi Makam Perang Jerman.

Penemuan luar biasa tersebut memunculkan harapan bahwa sejumlah keluarga akhirnya dapat mengetahui nasib leluhur mereka, lebih daripada 80 tahun setelah perang berakhir.

“Sekarang dimulai sebuah teka-teki, yakni kami akan berusaha menentukan identitas kedua orang yang tewas tersebut,” kata Arne Schrader dari Komisi Makam Perang Jerman kepada surat kabar Jerman Bild.

Baca juga:

Jerman Bakal Lebih Ketat Terapkan Aturan Perpindahan Migran Antar Negara Anggota Uni Eropa

Ditemukan dalam Kondisi Terawat


Puing-puing yang berada di Sungai Danube itu dilaporkan ditemukan pada 2 Agustus, setelah seorang warga yang melintas melaporkan adanya bagian sepeda motor yang mencuat dari bebatuan di tepi sungai di pusat Kota Budapest. Selain itu, tim juga menemukan ranjau antitank, sehingga tepi sungai untuk sementara ditutup ketika unit penjinak bom dikerahkan.

Komisi Makam Perang Jerman menjelaskan sejumlah benda yang ditemukan di sungai, terutama tanda identitas dan sepeda motor, berada dalam kondisi yang sangat terawat berkat campuran lumpur pelabuhan dan minyak yang terdapat di dasar sungai. Komisi tersebut merupakan organisasi nirlaba Jerman yang bertugas mencari, mengevakuasi, dan memakamkan korban tewas akibat perang atas nama pemerintah Jerman.

Sepeda motor itu diyakini merupakan model DKW NZ 350-1, yang menurut organisasi tersebut, diproduksi khusus untuk keperluan perang mulai 1944. Komisi tersebut menambahkan, dari dua tanda identitas yang ditemukan, satunya merupakan milik tentara Wehrmacht dan satu lainnya milik anggota Waffen-SS, yang dinyatakan sebagai organisasi kriminal karena bertanggung jawab atas kejahatan perang dalam Pengadilan Nuremberg.

Baca juga:

Cuaca Panas Ekstrem Berlanjut di Eropa, Prancis Catat 2.025 Kematian

Pihak Keluarga Mungkin masih Menunggu Kabar



Selama Perang Dunia II, tanda identitas tentara Jerman dibuat dengan cara yang memungkinkan tanda tersebut dipisahkan menjadi dua ketika seorang tentara meninggal. Satu bagian tetap bersama jasad tentara, sedangkan bagian lainnya dikirimkan kepada otoritas Angkatan Darat Jerman yang mendata korban militer Jerman dan akan memberitahukan kematian tersebut kepada keluarga.

Komisi Makam Perang Jerman mengatakan keluarga kedua tentara tersebut mungkin menunggu dengan sia-sia pemberitahuan resmi mengenai kematian mereka. Komisi itu mengatakan telah memulai penyelidikan untuk mengungkap identitas kedua tentara tersebut. Orang-orang yang hingga kini masih kehilangan anggota keluarga mereka juga dapat mencari nama kerabatnya melalui basis data komisi tersebut.

Namun, diperlukan waktu untuk memastikan identitas mereka. Komisi harus memastikan apakah tanda identitas dan perisai Kuban yang ditemukan benar-benar milik kedua tentara tersebut.

“Nama pemilik asli benda-benda tersebut mungkin dapat ditemukan dengan cepat, tetapi itu baru langkah pertama. Masih terlalu banyak potongan teka-teki yang harus dikumpulkan dan hasil akhirnya belum dapat dipastikan,” ujarnya.

Analisis Tulang Bantu Ungkap Asal-Usul



Analisis tulang akan menjadi salah satu cara penting untuk menentukan identitas kedua tentara tersebut.

Kabar penemuan jasad kedua tentara tersebut mendapat perhatian luas di berbagai grup media sosial yang membahas Perang Dunia II.

“Seburuk apa pun kondisi permukaan air yang rendah ini, saya senang keluarga yang berduka akhirnya dapat kembali memperoleh informasi mengenai keberadaan kerabat mereka dan para tentara yang gugur dapat dimakamkan dengan layak. Beristirahatlah dengan tenang,” ujar seseorang warganet dalam sebuah grup Facebook yang menjadi tempat berbagi informasi mengenai nasib leluhur mereka yang bertempur dalam Perang Dunia I dan II.

Kedua tentara tersebut akan dimakamkan di pemakaman perang Jerman di Budaors, tepat di luar ibu kota Hungaria.

Budapest menjadi lokasi pertempuran sengit antara Tentara Merah Uni Soviet dan Wehrmacht Jerman pada akhir Perang Dunia II. Peninggalan lain dari Perang Dunia II juga baru-baru ini muncul dari Sungai Danube, termasuk bangkai kapal yang hancur di dekat Prahovo, Serbia.(dwi)

Baca juga:

Kekeringan Parah Landa Eropa, Penggunaan Air Mulai Dibatasi dan Dilarang Isi Kolam Renang

#Sungai Danube #Eropa #Kekeringan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Panas Ekstrem, Sungai Danube di Budapest Surut Mengungkap Jasad Tentara Perang Dunia II dan Sepeda Motor
Bersama jasad mereka, ditemukan pula tanda identitas kedua tentara, sebuah sepeda motor Wehrmacht milik Angkatan Darat Jerman yang sebagian besar masih utuh.
Dwi Astarini - 1 jam, 16 menit lalu
Panas Ekstrem, Sungai Danube di Budapest Surut Mengungkap Jasad Tentara Perang Dunia II dan Sepeda Motor
Indonesia
Pemprov DKI bakal Lakukan OMC Dua Kali Sepekan Hadapi Kekeringan
OMC hanya bisa dilakukan ketika ada awan yang cukup di langit.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Pemprov DKI bakal Lakukan OMC Dua Kali Sepekan Hadapi Kekeringan
Indonesia
Juli 2026 Jadi Bulan Terkering di Indonesia Sejak 1991
El Nino saat ini berpotensi meningkat menjadi kategori sangat kuat dengan peluang sekitar 75 persen pada Agustus hingga Oktober 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Juli 2026 Jadi Bulan Terkering di Indonesia Sejak 1991
Indonesia
7 Daerah di NTB Masuk Status Awas Kekeringan
Tujuh daerah yang masuk status awas kekeringan meliputi Kabupaten Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Bima, dan Kota Bima.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
7 Daerah di NTB Masuk Status Awas Kekeringan
Indonesia
El Nino 2026 Menuju Level Sangat Kuat, DPR Ingatkan BMKG Segera Bersiap
Langkah tersebut penting agar pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat dapat melakukan antisipasi sejak dini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
El Nino 2026 Menuju Level Sangat Kuat, DPR Ingatkan BMKG Segera Bersiap
Indonesia
BMKG Sudah Gelar 290 Sorti Penerbangan Modifikasi Cuaca di Kawasan Rawan Karhutla
Sepanjang pelaksanaan modifikasi tahun ini, BMKG mencatat telah merealisasikan sebanyak 17 proyek operasi untuk karhutla yang mencakup 169 hari operasi dan 290 sorti penerbangan di kawasan rawan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
BMKG Sudah Gelar 290 Sorti Penerbangan Modifikasi Cuaca di Kawasan Rawan Karhutla
Indonesia
12 Kecamatan di Tangerang Alami Krisis Air Akibat Kekeringan
BPBD juga terus memantau perkembangan cuaca bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
12 Kecamatan di Tangerang Alami Krisis Air Akibat Kekeringan
Indonesia
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Saat ini wilayah Jakarta sudah tidak hujan selama hampir tiga pekan.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Indonesia
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, 6 Provinsi Jadi Prioritas Antisipasi Kekeringan dan Karhutla
BMKG mengingatkan bahwa El Nino mulai mengancam Indonesia. Enam provinsi pun menjadi wilayah yang diwaspadai.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, 6 Provinsi Jadi Prioritas Antisipasi Kekeringan dan Karhutla
Indonesia
Puncak Musim Kemarau Panjang, Jateng Salurkan 6,8 Juta Liter di 25 Daerah Kesulitan Air
Wilayah terdampak kemarau kini meliputi 83 kecamatan dan 148 desa, sedangkan 11 kabupaten/kota telah menetapkan status siaga darurat kekeringan.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Puncak Musim Kemarau Panjang, Jateng Salurkan 6,8 Juta Liter di 25 Daerah Kesulitan Air
Bagikan