Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Peserta Didik Terinfeksi COVID-19, Sekolah Bakal Ditutup

Zulfikar Sy - Rabu, 01 September 2021

MerahPutih.com - Satgas Penanganan COVID-19 terus melakukan pengawasan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas wilayah PPKM Level 1-3 agar tetap berjalan dengan baik.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyebut, jika dalam penerapan PTM terbatas itu terdapat peserta didik yang terinfeksi, maka PTM terbatas di sekolah tersebut akan dihentikan sementara.

"Jika nanti ditemukan adanya siswa yang terinfeksi COVID-19, maka kegiatan PTM di sekolah tersebut akan dihentikan selama tiga hari," jelas Wiku, Rabu (1/9).

Baca Juga:

PSI Minta Anies Waspadai Kerumunan Orang Tua saat Sekolah Tatap Muka

Wiku berharap, ada sinergi kuat antara pemerintah, pihak sekolah, dan orang tua murid untuk memastikan PTM terbatas berjalan lancar di tiap satuan pendidikan.

Sinergi ini dapat mencegah potensi penularan COVID-19 di sekolah.

Ia menyebut, pelaksanaan PTM terbatas yang sudah berlangsung sejak pekan ini berdasarkan SKB 4 menteri. Yaitu Mendikbudristek, Menag, Menkes, dan Mendagri yang mengizinkan pemberlakukan kegiatan pendidikan tatap muka di daerah dengan level 1-3.

"Operasional (PTM terbatas) mengacu kepada panduan pengawasan dan pembinaan protokol kesehatan di satuan pendidikan dari Kemenkes," ujarnya.

Karyawan mengisi ulang sabun cair di wastafel Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4, Jakarta Pusat, Senin (22/3/2021). (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Karyawan mengisi ulang sabun cair di wastafel Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4, Jakarta Pusat, Senin (22/3/2021). (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)


Wiku melanjutkan, pemerintah mengakui masih adanya keterbatasan fasilitas pendukung maupun cakupan vaksinasi di beberapa daerah.

Namun, hal itu tidak menjadi penghalang untuk dibukanya PTM terbatas.

Menurut Wiku, keterbatasan itu agar dijadikan bahan evaluasi dan perbaikan bagi daerah yang telah diizinkan melakukan PTM untuk menggiatkan tiga pilar pengendalian COVID-19 di sekolahnya secara lebih masif.

Baca Juga:

Pembelajaran Tatap Muka, DPR Kritik Sinkronisasi Pemerintah Pusat dengan Daerah

Wiku mengatakan, vaksinasi tenaga pendidik maupun peserta didik harus terus dilakukan untuk memastikan perlindungan maksimal dalam kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Salah satunya memperbanyak vaksinasi kepada peserta didik maupun tenaga pendidik.

"Berdasarkan data per 31 Agustus, telah ada sebanyak 1,9 juta tenaga pendidik dan 1,7 juta anak usia 12-17 tahun yang tergolong usia pelajar yang sudah divaksin penuh," tutupnya. (Knu)

Baca Juga:

DPR Minta Sekolah Lakukan Evaluasi Pembelajaran Tatap Muka Hari Pertama

Baca Artikel Asli