Merahputih.com - Mobilitas penduduk ke pusat perbelanjaan mengalami peningkatan signifikan selama bulan Ramadan dan jelang Lebaran 1442 Hijriah.
Peningkatan itu terjadi pada 21 April-12 Mei 2021 di 4 pulau di Tanah Air yaitu Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Tertinggi yaitu di Sumatera Barat dengan 111 persen.
"Pada empat pulau ini dapat dilihat bahwa tren perkembangan mobilitas penduduknya mengalami peningkatan yang cukup signifikan di mana mobilitasnya mencapai hingga 61 sampai 111 persen," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (18/5).
Baca Juga:
Pemkot Jaktim Tetap Laksanakan Vaksinasi COVID-19 di Bulan Puasa
Ia menduga, adanya kenaikan tren mobilitas ke pusat perbelanjaan ini terjadi bertepatan dengan tradisi membeli baju lebaran pada akhir-akhir hari menjelang Idul Fitri.
"Yaitu diantaranya tanggal 9 sampai 13 Mei 2021," ujar Wiku.
Mengacu pada data tersebut, peningkatan kegiatan pada sektor ekonomi merupakan hal yang tidak bisa dilepaskan dari momen jelang Lebaran.
Pada prinsipnya pemerintah tidak melarang kegiatan ekonomi. Namun, ia meminta masyarakat bertanggung jawab dengan patuh pada protokol kesehatan di setiap aktivitas ekonomi dan sosial.
Jika masyarakat tidak patuh, kegiatan ekonomi dipastikan berimbas pada kenaikan kasus dan mengakibatkan adanya pembatasan kegiatan.
Wiku pun meminta pemerintah bersikap bijak dengan menyiapkan fasilitas kesehatan dan tenaga medis yang memadai, juga meningkatkan testing, tracing, dan treatment di wilayah masing-masing.
Pulau Jawa mengalami kenaikan mobilitas ke pusat perbelanjaan paling tinggi terjadi di Jawa Tengah. Yaitu mencapai 80 persen. Lalu, Jawa Barat sebesar 68 persen dan Jawa Timur sebesar 61 persen.
Sedangkan di Pulau Sumatera, mobilitas tertinggi terjadi di Sumatera Barat. Yakni mencapai 111 persen, Bengkulu 93 persen, dan Aceh sebanyak 83 persen.
Baca Juga:
Jemput Lansia Bisa Percepat Vaksinasi COVID-19
Kemudian untuk Pulau Kalimantan kenaikan tertinggi terjadi di Kalimantan Utara yakni 95 persen, Kalimantan Timur mencapai 67 persen, dan Kalimantan Tengah sebesar 59 persen.
Selanjutnya yaitu Pulau Sulawesi, di mana kenaikan tertinggi terjadi di Sulawesi Barat mencapai 107 persen. Lalu ada Gorontalo mencapai 105 persen dan Sulawesi Tengah serta Sulawesi Tenggara 84 persen. (Knu)