Peningkatan Masif Mobilitas Penduduk Saat Lebaran Terjadi di Empat Pulau Ini

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 18 Mei 2021
Peningkatan Masif Mobilitas Penduduk Saat Lebaran Terjadi di Empat Pulau Ini

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, saat menyampaikan pemaparan kepada wartawan melalui tayangan daring, Selasa (27/4). (ANTARA/Andi Firdaus).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Mobilitas penduduk ke pusat perbelanjaan mengalami peningkatan signifikan selama bulan Ramadan dan jelang Lebaran 1442 Hijriah.

Peningkatan itu terjadi pada 21 April-12 Mei 2021 di 4 pulau di Tanah Air yaitu Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Tertinggi yaitu di Sumatera Barat dengan 111 persen.

"Pada empat pulau ini dapat dilihat bahwa tren perkembangan mobilitas penduduknya mengalami peningkatan yang cukup signifikan di mana mobilitasnya mencapai hingga 61 sampai 111 persen," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (18/5).

Baca Juga:

Pemkot Jaktim Tetap Laksanakan Vaksinasi COVID-19 di Bulan Puasa

Ia menduga, adanya kenaikan tren mobilitas ke pusat perbelanjaan ini terjadi bertepatan dengan tradisi membeli baju lebaran pada akhir-akhir hari menjelang Idul Fitri.

"Yaitu diantaranya tanggal 9 sampai 13 Mei 2021," ujar Wiku.

Mengacu pada data tersebut, peningkatan kegiatan pada sektor ekonomi merupakan hal yang tidak bisa dilepaskan dari momen jelang Lebaran.

Pada prinsipnya pemerintah tidak melarang kegiatan ekonomi. Namun, ia meminta masyarakat bertanggung jawab dengan patuh pada protokol kesehatan di setiap aktivitas ekonomi dan sosial.

Ilustrasi. Foto: ANTARA

Jika masyarakat tidak patuh, kegiatan ekonomi dipastikan berimbas pada kenaikan kasus dan mengakibatkan adanya pembatasan kegiatan.

Wiku pun meminta pemerintah bersikap bijak dengan menyiapkan fasilitas kesehatan dan tenaga medis yang memadai, juga meningkatkan testing, tracing, dan treatment di wilayah masing-masing.

Pulau Jawa mengalami kenaikan mobilitas ke pusat perbelanjaan paling tinggi terjadi di Jawa Tengah. Yaitu mencapai 80 persen. Lalu, Jawa Barat sebesar 68 persen dan Jawa Timur sebesar 61 persen.

Sedangkan di Pulau Sumatera, mobilitas tertinggi terjadi di Sumatera Barat. Yakni mencapai 111 persen, Bengkulu 93 persen, dan Aceh sebanyak 83 persen.

Baca Juga:

Jemput Lansia Bisa Percepat Vaksinasi COVID-19

Kemudian untuk Pulau Kalimantan kenaikan tertinggi terjadi di Kalimantan Utara yakni 95 persen, Kalimantan Timur mencapai 67 persen, dan Kalimantan Tengah sebesar 59 persen.

Selanjutnya yaitu Pulau Sulawesi, di mana kenaikan tertinggi terjadi di Sulawesi Barat mencapai 107 persen. Lalu ada Gorontalo mencapai 105 persen dan Sulawesi Tengah serta Sulawesi Tenggara 84 persen. (Knu)

#Kasus Covid #Vaksin Covid-19 #Satgas COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Terkoneksi Bluetooth di Aplikasi Handphone
Informasi ini diunggah akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela”.
Frengky Aruan - Senin, 09 Juni 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Terkoneksi Bluetooth di Aplikasi Handphone
Indonesia
Kasus COVID-19 Melonjak, Legislator Ajak Masyarakat untuk Waspada
Peningkatan kasus COVID-19 secara signifikan terjadi di Thailand, Malaysia, dan Singapura.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 02 Juni 2025
Kasus COVID-19 Melonjak, Legislator Ajak Masyarakat untuk Waspada
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kasus Autoimun Meroket Akibat Vaksinasi COVID-19
Reaktivitas silang antara protein SARS-CoV-2 pada vaksin dan protein manusia dapat menyebabkan berbagai kondisi autoimun, dari dermatitis ringan, kerusakan organ, kelumpuhan, sampai kematian.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 Oktober 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Kasus Autoimun Meroket Akibat Vaksinasi COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 AstraZeneca Penyebab Sakit Jantung
Beredar narasi yang mengeklaim vaksin Astrazeneca merupakan penyebab jantung terasa sakit tanpa sebab.
Frengky Aruan - Jumat, 09 Agustus 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 AstraZeneca Penyebab Sakit Jantung
Indonesia
Fakta Baru Kasus Korupsi Jutaan Paket Bansos COVID-19
Tessa belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai sejauh mana korupsi dalam pengadaan bansos ini terjadi
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juli 2024
Fakta Baru Kasus Korupsi Jutaan Paket Bansos COVID-19
Indonesia
Lonjakan COVID-19 di Singapura, DPR RI desak Pemerintah Tingkatkan Surveilans
Dengan adanya surveilans, pemerintah bisa menganalisa data penyakit menular untuk mengambil langkah kebijakan kemudian hari
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Mei 2024
Lonjakan COVID-19 di Singapura, DPR RI desak Pemerintah Tingkatkan Surveilans
Dunia
Kasus COVID-19 di Singapura Meroket, Rumah Sakit Diminta Kurangi Bedah Elektif
Pemerintah juga meminta memindahkan pasien yang sesuai ke fasilitas-fasilitas seperti fasilitas perawatan transisi atau pulang ke rumah dan menjalani perawatan di rumah
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Mei 2024
Kasus COVID-19 di Singapura Meroket, Rumah Sakit Diminta Kurangi Bedah Elektif
Lifestyle
Kemenkes Jelaskan Vaksin COVID-19 AstraZeneca Disebut Timbulkan Thrombocytopenia Syndrome
Dwi Astarini - Kamis, 02 Mei 2024
Kemenkes Jelaskan Vaksin COVID-19 AstraZeneca Disebut Timbulkan Thrombocytopenia Syndrome
Bagikan