MerahPutih Wisata - Program pemerintah tentang pengembangan 10 destinasi wisata prioritas atau '10 Bali Baru' masih terhambat di beberapa daerah. Di Borobudur, Labuan Bajo, Wakatobi dan Bromo masih proses pembahasan finalisasi rancangan Perpres Badan Otorita.
Padahal, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan akhir Oktober Perpres tersebut selesai. Namun karena beberapa kendala di lapangan, maka Perpres Badan Otorita di keempat destinasi wisata itu ditargetkan ulang maksimal akhir tahun 2016.
"Harapannya sebelum akhir tahun 2016 badan otorita di empat destinasi wisata itu sudah terbentuk," kata Arie Prasetyo, anggota Badan Otoritas Pariwisata di Menara Batavia, Jakarta, Rabu (9/11).
Mundurnya pembentukan badan otorita tersebut lantaran pihak pemerintah masih terus melakukan pengambilalihan lahan. Selain itu, di Wakatobi, pergantian bupati beberapa waktu yang lalu juga menjadi masalah lain.
"Jadi isunya di lahan. Seperti Wakatobi, lahan adat yang secara legal masih harus diselesaikan. Ada juga isu politik, yang kemarin pergantian bupati," ucapnya.
Meski ada sedikit kemunduran waktu, Arie menjelaskan, hal tersebut tidak memengaruhi masuknya para investor.
"Sebenarnya enggak (mempengaruhi investor). Jadi, badan otorita itu nanti bisa paralel karena sekarang dari kementerian lain seperti PU masih jalan. Kalau investor luar menunggu, tapi terhadap komitmen pemerintah," tandasnya. (Yni)
BACA JUGA:
- Wow, Potensi Wisata Medis Capai Miliaran Rupiah
- Dongkrak Kunjungan Wisata, Menhub Akan Hidupkan Jalur KA Yogyakarta-Magelang
- The Lodge Maribaya, Destinasi Wisata Hits di Lembang Bandung
- Sidang Interpol Positif Bagi Pariwisata Bali
- Wisatawan Domestik Minati Tenun Baduy