MERAHPUTIH.COM - MENTERI Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul akan meminta kajian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait potensi dengan kerawanan korupsi dalam program Sekolah Rakyat. Kajian ini dilakukan setelah anggaran pengadaan sepatu Sekolah Rakyat senilai Rp 27 miliar menjadi sorotan publik.
“Jika ada waktu, besok kami akan bertemu dengan pimpinan KPK untuk melaporkan seluruh proses-proses yang telah kita lewati,” kata Gus Ipul kepada wartawan di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Jakarta, Rabu (6/5).
Gus Ipul mengatakan atensi dari KPK merupakan kesempatan yang baik untuk evaluasi pengadaan barang dan jasa di Kemensos. “Ini menjadi kesempatan baik buat kami untuk melakukan evaluasi sebelum nanti akan melakukan proses-proses pengadaan barang dan jasa pada 2026 ini,” tutur dia.
Baca juga:
Mensos Sebut Sepatu untuk Sekolah Rakyat yang Viral di Medsos Pemberian Gubernur Jatim
Tidak hanya dengan KPK, Gus Ipul memastikan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan kejaksaan hingga kepolisian. “Jadi sekali lagi kami terima kasih dan kami akan berkoordinasi tentu ke kejaksaan ke kepolisian dan termasuk ke KPK,” ucap dia.
Sebelumnya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan KPK akan melakukan kajian terkait dengan potensi kerawanan korupsi dalam program Sekolah Rakyat. Pengadaan tersebut viral di media sosial X karena harga sepatu dinilai mencapai Rp 700 ribu per pasang. Total pengadaan itu mencakup 39.345 pasang sepatu.(knu)
Baca juga:
Viral Sepatu Sekolah Rakyat Capai Ratusan Ribu, Ini Klarifikasi Mensos Saifullah Yusuf
Foto : Menteri Sosial Saifullah Yusuf/ dok Kemensos