Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Penambahan Kasus Harian COVID-19 di Bawah Angka 60 Ribu

Zulfikar Sy - Kamis, 24 Februari 2022

MerahPutih.com - Kasus COVID-19 di tanah air terus bertambah dengan angka tinggi setiap hari. Lonjakan COVID-19 tersebut didorong oleh penyebaran varian Omicron walaupun saat ini cenderung melandai.

Pada Kamis (24/2), jumlah kasus COVID-19 bertambah 57.427. Sehingga total menjadi 5.408.328.

Lalu, pasien sembuh tambah 42.518, menjadi 4.674.873. Kasus meninggal bertambah 317, menjadi 147.342.

Baca Juga:

WHO Nyatakan Fase Akut COVID-19 Berakhir Pertengahan 2022

Kementerian Kesehatan RI melihat tren positivity rate Omicron mulai melandai.

Secara nasional, rata-rata positivity rate saat ini berada di 17,7 persen, tetap masih jauh dari batas aman standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni 5 persen.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menuturkan, saat ini angka kematian akibat varian Omicron masih rendah yakni sekitar dua sampai tiga persen.

Namun demikian, tentunya ini akan mengganggu aktivitas masyarakat dan tetap berisiko bagi usia lansia yang vaksinasi belum lengkap.

Ia pun mengatakan, akan meningkatkan target minimal minggu ini di mana seluruh wilayah diharapkan vaksinasi dosis kedua mencapai 70 persen dan dosis pertama 90 persen.

"Ini menjadi sesuatu yang harus dan didorong untuk meyakinkan bahwa masyarakat kita memiliki kesiapan, imunitas sehingga bisa terhindar dari risiko yang pernah terjadi," tutur Sigit.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Air Susu Ibu Berubah Warna Akibat Antibodi COVID-19

Selain vaksinasi, Sigit pun mengingatkan pengetatan protokol kesehatan (prokes), salah satunya pemakaian masker khususnya di tempat-tempat kerumunan agar mencegah laju penularan COVID-19.

Kemudian bagi wilayah dengan positivity rate tinggi, ia pun mendorong agar dilakukan upaya memaksimalkan tempat isolasi terpusat (isoter), manakala upaya melaksanakan isoman tak berjalan dengan baik.

"Karena di isoter dokter dan obat-obatannya lengkap dan juga tentunya setiap hari progres kesehatan masyarakat diikuti," papar Sigit.

Terakhir, ia pun mengharapkan jajaran forkopimda baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota agar selalu kompak dan solid menghadapi COVID-19, khususnya varian Omicron.

"Kita harapkan terus kompak dan bersinergi meyakinkan semua wilayah siap dalam menghadapi varian Omicron," kata Sigit. (Knu)

Baca Juga:

Penambahan Kasus COVID-19 Kembali di Atas 60 Ribu

Baca Artikel Asli