Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pemerintah Temukan 241.000 Kasus Tb di Indonesia Hingga 3 Mei 2026

Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026

MERAHPUTIH.COM - PENANGANAN penanggulangan penyakit tuberkulosis (Tb) menjadi prioritas pemerintah. Berbagai program strategis telah dilakukan pemerintah, salah satunya dengan menginisiasi pengobatan bagi pasien Tb.

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Muhammad Qodari menyebut, hingga 3 Mei 2026, penemuan kasus Tb tercatat lebih dari 241.000 dengan inisiasi pengobatan mencapai 84 persen dari target nasional 95 persen. Keberhasilan pengobatan mencapai 80 persen dari target 90 persen.

"Penemuan kasus (Tb) lebih dari 241.000 kasus. Inisiasi pengobatan 84 persen dari target 95 persen. Keberhasilan pengobatan 80 persen dari target 90 persen," kata Qodari dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (6/5).

Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menekan angka kasus Tb, mengingat Indonesia masih menjadi negara dengan kasus Tb tertinggi di dunia.

Baca juga:

Cek Kesehatan Gratis juga Berlaku untuk Balita dan Anak, Bisa Periksa Tuberkulosis Hingga Talasemia


Qodari menjelaskan salah satu penguatan screening penyakit Tb yaitu dengan mengintegrasikannya lewat program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sejak awal 2025. Pemerintah juga menyediakan alat Near Point of Care (nPOC) dan X-Ray di puskesmas-puskesmas sebagai wujud penguatan kapasitas.

Untuk mempercepat peningkatan capaian program Tb di 2026, ucap Qodari, pemerintah melaksanakan perbaikan 8.000 rumah pasien Tb di wilayah dengan beban kasus tinggi. Program ini bertujuan memutus rantai penularan sekaligus menciptakan lingkungan hunian yang sehat guna mempercepat proses penyembuhan pasien. "Pemerintah menargetkan perbaikan 8.000 rumah pasien Tb di wilayah prioritas beban kasus tinggi. Jumlah ini meningkat dari 300 rumah per tahun pada 2020 sampai 2023," ujar Qodari.

Qodari menyebut sebanyak 5.453 rumah telah diusulkan (untuk perbaikan) melalui aplikasi SIBARU. Rumah layak huni merupakan garis pertahanan pertama melawan penularan Tb.

Upaya pencegahan dan penanganan Tb turut diperkuat melalui pemberdayaan 6.484 desa dan kelurahan siaga Tb yang tersebar di 23 provinsi.(Asp)


Baca juga:

450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif

Baca Artikel Asli