Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pemerintah Klaim 61,2 Juta di 38 Provinsi Terima Makan Bergizi Gratis

Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Maret 2026

MerahPutih.com - Pemerintah memastikan program MBG tetap berjalan selama bulan Ramadan serta masa libur dan cuti bersama dengan penyesuaian mekanisme penyaluran di beberapa wilayah.

Kementerian Koordinator Bidang Pangan menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 61,2 juta penerima manfaat di 38 provinsi hingga 27 Februari 2026 melalui 24.368 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

Sebelumnya, jumlah penerima program tersebut tercatat sekitar 58 juta orang pada pertengahan Januari 2026. Angka tersebut diproyeksikan terus meningkat seiring target Presiden Prabowo Subianto agar penerima manfaat MBG mencapai 82,9 juta orang pada akhir 2026.

“Pemerintah berkomitmen memastikan program MBG berjalan tepat sasaran, aman, dan berkelanjutan sebagai fondasi pembangunan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045,” kata Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) berdasarkan keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu (4/3).

Baca juga:

PDIP Ancam Sanksi Kader yang Salah Gunakan Program Makan Bergizi Gratis

Zulhas saat memimpin rapat koordinasi implementasi Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG di Provinsi Jawa Tengah pada Selasa (3/3), mengatakan pemerintah mencatat program MBG telah menjangkau sekitar 9,29 juta penerima manfaat dengan 3.838 SPPG yang beroperasi di Jawa Tengah.

Ia mengatakan, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menjamin mutu layanan, mempercepat penerbitan sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS), serta menjaga stabilitas pasokan pangan lokal.

Capaian SLHS di Jawa Tengah sendiri tercatat sebesar 35,03 persen atau lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang mencapai 32 persen.

“Pemda memiliki peran strategis dalam memastikan keamanan pangan, standar gizi, serta kelancaran distribusi bahan pangan lokal untuk mendukung pelaksanaan program ini,” ujar. (*)

Baca Artikel Asli