Wali Kota Jakpus Respons Warga yang Tolak Relokasi Sekretariat RW akibat Dapur MBG

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Wali Kota Jakpus Respons Warga yang Tolak Relokasi Sekretariat RW akibat Dapur MBG

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menuntaskan pembangunan dua unit Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah perbatasan Indonesia-Timor L

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - WARGA Kali Pasir Cikini, Jakarta Pusat, menolak rencana relokasi Sekretariat RW 01 yang terdampak pembangunan jalan akses keluar masuk kendaraan operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam menyikapi hal itu, Wali Kota Jakarta Pusat Arifin menegaskan relokasi sekretariat RW tersebut bukan dilakukan secara sepihak. Menurutnya, proses pemindahan telah dibicarakan sebelumnya dan disertai kesepakatan untuk menyediakan lokasi pengganti.

"Saya belum mengecek langsung ke lokasi. Laporan dari lurah dan camat,Sekretariat RW 01 itu pada awalnya memang sudah ada pembicaraan, bahkan ada kesepakatan untuk merelokasi. Jadi bukan digusur begitu saja," kata Arifin di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (25/6).

Ia menjelaskan Pemerintah Kota Jakarta Pusat telah menyiapkan lokasi pengganti yang berada tidak jauh dari lokasi dapur MBG. Fasilitas tersebut nantinya dapat digunakan untuk pelayanan masyarakat, termasuk kegiatan Posyandu.

Baca juga:

BGN Mulai Ubah Data Penerima MBG, Fokus Kualitas Ketimbang Kuantitas



"Tetapi disiapkan lokasi pengganti dan dibangunkan tempatnya. Informasinya saat ini juga sedang disiapkan bangunan penggantinya," katanya.

Meski demikian, Arifin mengaku akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya setelah muncul penolakan dari sebagian warga yang ramai diperbincangkan di media sosial. "Tapi sekarang muncul beberapa yang seolah-olah menyampaikan ada penolakan-penolakan. Untuk itu nanti saya coba turun cek langsung," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah warga RW 01 Kelurahan Cikini menolak rencana pemindahan sekretariat RW yang akan digunakan untuk pembangunan akses kendaraan operasional dapur MBG. Warga menilai bangunan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat administrasi lingkungan, tetapi juga menjadi lokasi berbagai pelayanan masyarakat, termasuk kegiatan posyandu.

Salah seorang warga RT 14 RW 01 Cikini, Ayu, 35, mengaku khawatir relokasi sekretariat RW akan berdampak pada pelayanan kesehatan bagi balita dan anak-anak di lingkungan setempat. "Agak seram kalau di belakang, kasihan anak-anak kecil karena kan itu posyandu. Katanya MBG ini bubar mau dibangun lagi di depan, tapi kan lama," ujar Ayu.

Menurutnya, polemik relokasi tersebut telah menyebabkan sejumlah kegiatan posyandu tertunda. Ayu menilai keberadaan posyandu sangat penting untuk memantau tumbuh kembang anak melalui penimbangan dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

"Jadi kasihan juga, pelayanannya tertunda gara-gara masalah itu. Kalau posyandunya berjalan, perkembangan anak bisa dilihat dari penimbangan rutin, berat badan anak naik atau tidak. Makanya butuh posyandu," tegasnya.(Asp)





Baca juga:

MBG Dihentikan Selama Libur Sekolah, Pegawai SPPG ‘Kehilangan’ Duit Insentif

#Makan Bergizi Gratis #DKI Jakarta #Jakarta Pusat
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Wali Kota Jakpus Respons Warga yang Tolak Relokasi Sekretariat RW akibat Dapur MBG
Arifin akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Wali Kota Jakpus Respons Warga yang Tolak Relokasi Sekretariat RW akibat Dapur MBG
Indonesia
Bundaran HI Siap Pecah! Padi Reborn dan Mahalini Guncang Malam Puncak HUT Jakarta
Suharini Eliawati menegaskan seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah menghadirkan manfaat langsung bagi warga
Angga Yudha Pratama - Kamis, 25 Juni 2026
Bundaran HI Siap Pecah! Padi Reborn dan Mahalini Guncang Malam Puncak HUT Jakarta
Indonesia
Parkir On The Street Jalan Mayjen Sutoyo Berlaku, Kendaraan yang Bandel bakal Disanksi
Pengaturan sistem parkir di badan jalan pada titik dan waktu tertentu di Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, dilakukan karena sering digunakan untuk parkir ilegal.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Parkir On The Street Jalan Mayjen Sutoyo Berlaku, Kendaraan yang Bandel bakal Disanksi
Indonesia
Tahun Depan Pemprov DKI Bangun 11 Rusun Jumbo
Pramono ingin masyarakat memiliki akses hunian yang mudah dan transparan. Menurut dia, penyediaan rumah susun akan menjadi solusi masalah permukiman di Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Tahun Depan Pemprov DKI Bangun 11 Rusun Jumbo
Indonesia
Tarif Rp 1 Naik Transportasi Umum masih Berlaku pada 27-28 Juni
Tarif Rp 1 berlaku untuk layanan Transjakarta koridor BRT, Non-BRT maupun Transjabodetabek, MRT Jakarta, serta LRT Jakarta pada rute Velodrome-Pegangsaan Dua.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Tarif Rp 1 Naik Transportasi Umum masih Berlaku pada 27-28 Juni
Indonesia
Gubernur Pramono Janji Tindak Tegas Warga yang Buang Sampah di Kali
Membuang sampah sembarangan jelas merusak lingkungan dan parahnya lagi menyebabkan banjir akibat penumpukan sampah di kali.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Gubernur Pramono Janji Tindak Tegas Warga yang Buang Sampah di Kali
Indonesia
DPR Desak BGN Perbaiki Tata Kelola MBG
Keberhasilan program harus dilihat dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
DPR Desak BGN Perbaiki Tata Kelola MBG
Indonesia
Jakarta Siap Bantu Venue hingga Transportasi PON NTT dan NTB
Menurut Pramono, persiapan yang matang menjadi kunci agar pelaksanaan PON berjalan sesuai dengan arahan Presiden RI.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Jakarta Siap Bantu Venue hingga Transportasi PON NTT dan NTB
Indonesia
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Indonesia
DPR Respons Usulan Komnas HAM soal MBG, Revisi Perpres Diminta Jangan Terburu-buru
Komisi XIII DPR menyoroti usulan Komnas HAM yang meminta adanya revisi Perpres. Hal itu harus disikapi secara objektif dan tidak terburu-buru.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
DPR Respons Usulan Komnas HAM soal MBG, Revisi Perpres Diminta Jangan Terburu-buru
Bagikan