Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

PD Pasar Jaya Dinilai tidak Serius Terapkan Protokol Kesehatan di Pasar

Andika Pratama - Sabtu, 20 Juni 2020

MerahPutih.com - Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi), Abdullah Mansuri menilai Perumda (PD) Pasar Jaya belum mampu menjalankan protokol kesehatan di pasar tradisional di ibu kota. Seperti tidak adanya sabun di tempat cuci tangan portable di pasar.

“Pasar jaya belum maksimal melakukan sosialisasi sistem protokol kesehatan. Ada tempat cuci tangan, tapi enggak ada sabun," ujar Abdullah di Jakarta (19/6).

Baca Juga

Update Corona DKI Jumat (19/6): 9.525 Positif, 4.682 Sembuh

Abdullah mengaku, Ikappi siap dilibatkan pemerintah dalam penerapan protap kesehatan di pasar. Sebab sejauh ini, katanya, Pasar Jaya amat kurang dalam menerapkan sosialisasi terhadap para pedagang terkait edukasi dalam mematuhi protokol kesehatan.

"Termasuk menyosialisasikan bagaimana pedagang terkait protokol kesehatan,” jelasnya.

Suasana Pasar Gembrong sektor los pangan yang tetap buka tanpa menaati aturan ganjil genap kios yang dikeluarkan oleh Perumda Pasar Jaya, Kamis (18/6/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)
Suasana Pasar Gembrong sektor los pangan yang tetap buka tanpa menaati aturan ganjil genap kios yang dikeluarkan oleh Perumda Pasar Jaya, Kamis (18/6/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Adbullah juga menyarankan agat Pemda DKI lebih aktif turun ke lapangan agar para pedagang teredukasi.

Bila mereka tak siap, menurut dia, mengajak para pedagang pasar untuk duduk bareng mencari solusi terbaik agar bisa berjualan dan tetap mematuhi protap kesehatan.

Baca Juga

Pengguna KRL Makin Membludak, Rata-rata 300 Ribu Per Hari

"Bisa mendorong agar pasar bisa lebih baik. Pasar ini aman dari COVID-19 dan libatkan pedagang. Mereka adalah pemilik saham terbesar,” tutupnya. (Asp)

Baca Artikel Asli