6.970 Ton Sampah di Kramat Jati Jadi Sorotan, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 29 Maret 2026
6.970 Ton Sampah di Kramat Jati Jadi Sorotan, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Ilustrasi (PD Pasar Jaya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perumda Pasar Jaya bergerak cepat menangani timbunan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas pasar tetap berjalan lancar sekaligus menjaga kenyamanan pedagang, pengunjung, dan warga sekitar.

Manager Humas Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh, menegaskan pihaknya terus mempercepat proses pengangkutan sampah dengan melibatkan berbagai pihak. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

"Kami terus berkoordinasi intensif dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh tumpukan sampah dapat segera terangkut sepenuhnya," ujar Topik di Jakarta, pada Sabtu (28/3).

Baca juga:

Diprotes Pedagang, Pasar Jaya Jelaskan Alasan Penyegelan Kios di Pasar Pramuka

Sebelumnya, penumpukan sampah di kawasan Pasar Induk Kramat Jati sempat menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial. Volume sampah diperkirakan mencapai sekitar 6.970 ton atau setara dengan kurang lebih 410 truk tronton. Kondisi ini dipicu oleh kendala teknis dalam penyediaan armada pengangkutan sejak 9 Maret 2026.

Sebagai langkah percepatan, Perumda Pasar Jaya berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta. Dalam dua hari terakhir, upaya pengangkutan menunjukkan progres signifikan. Sebanyak 33 truk tronton telah dikerahkan, terdiri atas 20 armada pada hari sebelumnya dan 13 armada pada hari ini.

Pembersihan intensif akan terus dilakukan hingga kondisi pasar kembali normal.

Baca juga:

Stok Pangan Pasar Jaya Aman Jelang Ramadan 2026, Pasar Murah Ditambah

Di lapangan, Perumda Pasar Jaya juga melakukan penertiban serta penyaringan (screening) untuk memastikan alur pembuangan sampah tetap terkendali. Langkah ini dinilai penting agar penanganan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga mampu mencegah penumpukan berulang.

Untuk memperkuat sistem pengelolaan, Perumda Pasar Jaya telah menyiapkan rencana aksi berkelanjutan. Dalam jangka pendek, perusahaan tengah memproses pengadaan lima unit truk sampah mandiri berkapasitas 16 meter kubik per unit.

Armada tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada akhir April 2026 guna memperkuat kemampuan pengangkutan internal. Selain itu, kerja sama dengan pihak ketiga juga akan dioptimalkan untuk mempercepat distribusi dan pengangkutan sampah.

Sementara itu, dalam jangka panjang, Perumda Pasar Jaya mendorong penerapan teknologi pengolahan sampah berkelanjutan. Uji coba teknologi thermal hydrolysis serta sistem MASARO (Manajemen Sampah Zero) tengah disiapkan sebagai solusi inovatif untuk mengolah sampah langsung dari sumbernya.

"Langkah-langkah ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan yang ada, tetapi juga membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik," tutupnya. (Asp)

#PD Pasar Jaya #Perumda Pasar Jaya #Sampah #Pasar Kramat Jati #Pasar Induk Kramat Jati
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
SMA Negeri 68 Jakarta Pusat menjadi titik awal pelaksanaan program E-Waste School Movement.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
Indonesia
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Menyambut World Cleanup Day 2026, JHL Group dan Banksasuci menggelar aksi bersih-bersih Sungai Cisadane lewat program Impactful Ecosystem. Simak aksi selengkapnya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Indonesia
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Petugas membongkar setiap gundukan menggunakan alat berat, kemudian menyemprot dan mendinginkannya sebelum menutup kembali bagian tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Berita Foto
Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Tinggalkan Lapak Bahu Jalan, Pindah ke Lokbin
Aktivitas jual beli pedagang ikan Pasar kramat jati yang kini menempati lokasi binaan atau Lokbin Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (2/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 02 September 2026
Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Tinggalkan Lapak Bahu Jalan, Pindah ke Lokbin
Indonesia
Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, DPRD Buka Opsi Buangan Hotel hingga Restoran Dikelola di Luar
Wilayah sekitar Jakarta seperti Tangerang dan Bekasi dapat menjadi salah satu opsi lokasi pengelolaan sampah.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, DPRD Buka Opsi Buangan Hotel hingga Restoran Dikelola di Luar
Indonesia
Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan hingga Rp 500 Juta untuk 100 Pedagang Pasar Kramat Jati
Bank Jakarta memberikan akses modal hingga Rp 500 juta bagi pedagang Pasar Kramat Jati.
Soffi Amira - Selasa, 01 September 2026
Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan hingga Rp 500 Juta untuk 100 Pedagang Pasar Kramat Jati
Indonesia
Perkuat UMKM, 100 Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta
Sebanyak 100 pedagang Pasar Induk Kramat Jati mendapat akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta dengan plafon pembiayaan hingga Rp 500 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Perkuat UMKM, 100 Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta
Indonesia
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta menghasilkan lebih dari 9.000 ton sampah per hari. Gerakan pilah sampah naik menjadi 23,14 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Indonesia
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Program ini untuk perubahan perilaku dan fokus penanganan sampah dari sumber sampah serta perbaikan tata kelola sampah terintegrasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Indonesia
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
. Setiap pihak yang menghasilkan, mengangkut, maupun mengelola sampah harus dapat mempertanggungjawabkan alur penanganannya.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
Bagikan