Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik

Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik.(foto: Merahputih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PENGELOLAAN sampah elektronik melalui program E-Waste School Movement terus digencarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di sekolah-sekolah Ibu Kota. Ditargetkan, ada 9.000 sekolah yang menjalankan program pengelolaan sampah elektronik. SMA Negeri 68 Jakarta Pusat menjadi titik awal pelaksanaan program tersebut. Gerakan tersebut diawali dari sekolah Adiwiyata yang peduli terhadap lingkungan.

"SMA 68 dipilih untuk mewakili, tapi selanjutnya akan terus bergerak ke sekolah-sekolah yang lain. Ada 9.000-an sekolah di Jakarta yang terus untuk gerakan ini," kata Kepala Bidang Peran Serta Masyarakat, Data, dan Informasi Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, Elisabeth Tarigan, di SMA 68 Jakarta Pusat, Selasa (22/9).

Elisabeth mengatakan, program pengolaan sampah elektronik ini diharapkan mampu mengurangi beban di Ibu Kota. Pengelolaan sampah ini menjadi program prioritas Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

"Nah, diharapkan, dengan gerakan pengelolaan sampah ini, pengelolaan sampah elektronik ini, menjadi dukungan untuk mengurangi beban yang selama ini ada," tuturnya.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Kota Administrasi Jakarta Pusat Bakwan Ferizan Ginting menyatakan gerakan ini sesuai dengan Instruksi Kadis Pendidikan Nomor 33 Tahun 2026 tentang Gerakan Pilih dan Olah Sampah.

Program ini didukung fasilitas seperti drop box e-waste di setiap sekolah dan pengangkutan sampah akan disesuaikan dengan kondisi setiap sekolah. "Di Dinas Pendidikan, ada lebih kurang sekitar 9.000 sekolah, baik negeri dan swasta, yang tentunya juga butuh kolaborasi daripada kita semua," tuturnya.

Baca juga:

Luncurkan Program Sayang Bumi, 50 SMA Jabodetabek Dilibatkan Kumpulkan 5 Sampah Elektronik



Founder EwasteRJ Rafa Jafar mengatakan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mengatasi persoalan sampah elektronik. Prinsip kerja sama diusung untuk mengelola sampah elektronik. "Kami bekerja sama, kita membangun ekosistem. Kami membuka dan berkolaborasi dengan semua orang. Ada yang pengelola bagian A, B, kami ajak kerja sama semuanya. Karena kami tahu masalah sampah tidak bisa diselesaikan sendiri, tapi harus bersama-sama bareng-bareng dengan semua orang," ujar Rafa

Fokus utama tahun ini adalah edukasi sejak dini melalui kampanye pengelolaan sampah elektronik di lingkungan pendidikan. Rafa menyebut sebanyak 400 sekolah ditargetkan menjadi bagian dari program pengelolaan sampah elektronik ini.

Program yang dimulai dari Jakarta ini akan diperluas secara bertahap ke daerah lain yakni Yogyakarta, Bali, dan Bandung. Dukungan dari pemerintah daerah disebut menjadi faktor penting untuk mempercepat sosialisasi bahaya sampah elektronik jika tidak dikelola dengan benar.

Melalui pendekatan ekosistem ini, setiap pihak mulai dari pengumpul, pemilah, hingga pengelola komponen spesifik diajak untuk saling terhubung, sehingga sampah elektronik bisa memiliki nilai ekonomi sirkular sekaligus mengurangi dampak lingkungan.

"Tapi itu kan juga program yang di Jakarta, nanti secara bersamaan kita pindah ke Yogya, ke Bali, ke Bandung, kita bersama-sama dengan pemerintah, dukungan pemerintah juga untuk melakukan program untuk kampanye mengenai sampah elektronik," jelasnya.(Asp)

Baca juga:

Tim Envision Racing Ciptakan Mobil Formula E dari Sampah Elektronik

#DKI Jakarta #Sampah #Pengelolaan Sampah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Tata Kawasan Tanah Abang Bertahap, Bereskan Parkir Liar dan Preman
Pembenahan kawasan memerlukan koordinasi lintas perangkat daerah serta pendekatan yang mempertimbangkan kebutuhan warga.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
Pemprov DKI Tata Kawasan Tanah Abang Bertahap, Bereskan Parkir Liar dan Preman
Indonesia
DKI Jakarta Hapus Denda Pajak Kendaraan hingga 31 Desember 2026, Tak Perlu Ajukan Permohonan
Bapenda DKI Jakarta membebaskan sanksi keterlambatan PKB dan BBNKB mulai 2 November hingga 31 Desember 2026. Wajib pajak tak perlu mengajukan permohonan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 November 2026
DKI Jakarta Hapus Denda Pajak Kendaraan hingga 31 Desember 2026, Tak Perlu Ajukan Permohonan
Indonesia
Jakbar Diprediksi Alami Hujan Tinggi Puncak Musim Hujan 2027
Berdasarkan laporan BMKG, puncak curah hujan tertinggi diperkirakan terjadi pada Februari mendatang dengan potensi hujan ekstrem.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Jakbar Diprediksi Alami Hujan Tinggi Puncak Musim Hujan 2027
Indonesia
Jakarta Dikabarkan Siaga 1, Gubernur Pramono: Sampai Hari ini belum Ada Koordinasinya
Jika memang ada peningkatan status kewaspadaan keamanan hingga Siaga 1, Pramono sebagai kepala daerah semestinya mendapat koordinasi dari pihak terkait.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Jakarta Dikabarkan Siaga 1, Gubernur Pramono: Sampai Hari ini belum Ada Koordinasinya
Indonesia
Pramono bakal Bangun 3 PLTSa Atasi Masalah Sampah di Jakarta
Melalui wacana pembangunan tiga pembangkit listrik tenaga sampah ini dapat mengatasi persoalan sampah hingga 7.000 ton.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Pramono bakal Bangun 3 PLTSa Atasi Masalah Sampah di Jakarta
ShowBiz
Jakarta World Cinema Siap Hidupkan kembali Kompetisi Film Feature Pertama Tahun Depan
Tim penyelenggara berambisi mendatangkan deretan anggota juri internasional yang memiliki rekam jejak serta filmografi kuat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Jakarta World Cinema Siap Hidupkan kembali Kompetisi Film Feature Pertama Tahun Depan
Indonesia
Gubernur Pramono Keliling Kecamatan Cari Masalah, Dimulai Selasa (3/11)
Akan mendatangi 44 kecamatan di Ibu Kota untuk menggali persoalan wilayah yang selama ini belum tersentuh.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Gubernur Pramono Keliling Kecamatan Cari Masalah, Dimulai Selasa (3/11)
Indonesia
Air Perpipaan PAM Jaya Bantu Perlambat Penurunan Muka Tanah Jakarta
Dengan tersedianya layanan air bersih melalui jaringan pipa, ketergantungan warga terhadap pengambilan air tanah diharapkan semakin berkurang.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Air Perpipaan PAM Jaya Bantu Perlambat Penurunan Muka Tanah Jakarta
Indonesia
KJMU Tahap II Tahun 2026 Keluar November, Pemprov DKI Minta Maaf atas Perubahan Waktu Pencairan
Saat ini proses penyaluran masih memerlukan verifikasi lanjutan terhadap data penerima.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
KJMU Tahap II Tahun 2026 Keluar November, Pemprov DKI Minta Maaf atas Perubahan Waktu Pencairan
Indonesia
Kabar Baik! Rapelan Gaji PJLP Jakarta Cair Awal November 2026
Gubernur Pramono Anung menargetkan rapelan selisih gaji PJLP DKI Jakarta mulai dibayarkan awal November 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 November 2026
Kabar Baik! Rapelan Gaji PJLP Jakarta Cair Awal November 2026
Bagikan