MerahPutih.com - Penyebaran kasus COVID-19 di DKI Jakarta saat ini sudah semakin meluas. Kini, virus corona menyasar pada klaster Panti Asuhan dan Panti Werdha.
Berdasarkan situs resmi Dinkes DKI, terdapat 3 kasus di Panti Asuhan Bersinar Ciracas, 15 kasus di Panti Werdha, 1 kasus di Panti Werdha Cipayung, 60 kasus di PSBL HS 2, 4 kasus di PSBL HS Budi Murni 2, 1 kasus di PSTW BM 1 dan 12 kasus di PSTW Budi Mulia 2.
Baca Juga
Wagub DKI Sebut Tambahan Jam Buka Mal 1 Jam Permintaan Pengusaha
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria pun meminta kepada masyarakat untuk menaati protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Sebab menurutnya pontensi menular besar terjadi lantaran kasus sudah melebar luas.
"Selain di kantor di mal, di pasar, di stasiun, di halte, di panti asuhan juga ada (kasus COVID-19)," ujar Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (25/1).
Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini juga mengungkapkan bila penambahan kasus di lingkungan keluarga masih akan terus meningkat angkanya.
Menurut Riza, sekarang ini sudah tidak ada pilihan untuk tetap di rumah dan tidak keluar jika tidak ada keperluan yang penting.
Saat di dalam rumah pun, Riza meminta kepada masyarakat untuj melaksanakan protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker, jaga jarak, dan rutin cuci tangan. Sekalipun di sana hanya tempat berkumpulnya keluarga.
"Karena di situ mohon maaf mungkin ada pembantu rumah tangga, ada sopir, ada yang bekerja dan lain sebagainya. Yang keluar masuk rumah, itu sering terjadi," paparnya.
Politikus Gerindra menyampaikan, kalau kasus virus corona ini tidak pandang bulu, apapun jabatan dan apapun statusnya, virus corona dapat menyerang siapa saja.
"Banyak pimpinan, banyak pejabat dan sebagainya yang sangat disiplin, tapi tetap saja di mungkinkan terpapar virus," ungkapnya.
"Jadi sekali lagi semua masyarakat kami minta patuh taat dan disiplin," sambungnya. (Asp)
Baca Juga
Anies Perpanjang PSBB, PKS DKI: Kasus COVID-19 Mengkhawatirkan