MerahPutih.com - Panitia Khusus (Pansus) pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno akan kembali melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Grobokan, Jawa Tengah.
Wakil Ketua Pansus Wagub DKI Jakarta Bestari Barus mengatakan ditunjuknya Grobokan sebagai studi Banding Pansus DKI karena daerah itu memiliki kesamaan mengenai penggantian kepala daerah. Sebab Grobogan tak kunjung mempunyai Bupati selama dua tahun terakhir.
"Iya karena ada kejadian disana (Grobogan) sampai hari ini nggak dilantik-lantik, jadi ada kisahnya itu. Ada 4 atau 5 partai pengusung kemudian salah membuat tatib (tata tertib)," kata Bestari saat dihubungi, Kamis (13/6).
BACA JUGA: Dinilai Langgar Kode Etik Advokat, BW Diadukan ke Peradi
Kemudian, kata Bestari, dalam tatib tersebut terdapat klausul yang menyatakan partai pengusung wajib menandatangani hasil seleksi dari panitia pemilihan (Panlih) Kenyataannya, dari lima partai pengusung hanya empat partai yang tanda tangan.
"Dari panlih yang 4 mau tanda tangan yang 1 enggak, jadi sampai sekarang nggak dilantik-dilantik bagaimana itu," tuturnya.
Dengan kunjungannya ke Grobokan dan mempelajarinya, Bestari berharap kejadian serupa tak terulang di pemilihan Wagub DKI.
Sementara itu, Anggota Pansus Wagub DKI Syarif mengatakan bahwa kunker ke Grobokan sudah menjadwalkan pada minggu depan.
"Minggu depan ya (kunker), itu rencana Grobogan. Di sana sudah diproses cuma nggak bisa-bisa dipilih. Sudah ada proses berjalan, makanya kita pelajari," ujar Syarif.
BACA JUGA: Wiranto Beri Hormat Prabowo Imbau Pendukung Tak Serbu MK
Seperti diketahui, Ketua Pansus Wagub DKI Ongen Sangaji pada 26 Mei 2019 lalu telah mengunjungu Riau. Kunjungannya itu untuk mempelajari tata cara penggantian wagub.
"Kota itu memberikan dalam proses perumusan tata tertib pansus dan panitia pemilihan (Panlih)," kata Ongen saat dihubungi, Senin (27/5). (Asp)