MerahPutih.com - Wali Kota Solo, Respati Ardi, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) mengevaluasi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan selama Ramadan.
Permintaan tersebut menyusul banyaknya aduan masyarakat terkait menu MBG yang dinilai tidak sesuai dengan standar gizi yang seharusnya diterima para siswa.
Respati mengungkapkan, pihaknya menerima sejumlah laporan mengenai menu MBG yang dianggap kurang tepat namun tetap dibagikan kepada penerima manfaat.
“Kami menyayangkan hal tersebut dan berharap BGN bisa memperbaikinya,” ujar Respati, Jumat (27/2).
Baca juga:
Alasan BGN Ngotot Berikan Insentif Rp 6 Juta Per Hari ke SPPG
Ia mengakui, Pemerintah Kota Solo telah mengirimkan surat resmi kepada BGN untuk memberikan masukan terkait pelaksanaan MBG selama Ramadan. Aduan warga, kata dia, menjadi dasar penting untuk dilakukan evaluasi.
“Banyak aduan warga, ada menu-menu yang tidak tepat yang sekarang sedang diberikan kepada anak-anak di sekolah,” jelasnya.
Respati memastikan Pemkot Solo akan terus berkoordinasi dengan BGN agar persoalan ini dapat segera teratasi. Ia juga berharap BGN segera menindaklanjuti laporan tersebut kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar penyaluran MBG dapat berjalan lebih baik.
“Saya berharap BGN dapat segera menindaklanjuti SPPG agar dapat menyalurkan MBG dengan menu yang baik,” tegasnya.
Baca juga:
Heboh MBG TV di Media Sosial, BGN Tegaskan tak Bertanggung Jawab
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Solo, Dwi Ariyatno, mengatakan pihaknya telah menetapkan mekanisme penerimaan MBG hingga prosedur penyampaian keluhan jika ditemukan kendala di lapangan.
Menurutnya, apabila ada sekolah yang ingin menyampaikan komplain, laporan dapat diajukan terlebih dahulu kepada SPPG di masing-masing wilayah.
“Kalau ada hal yang perlu diperbaiki bisa disampaikan ke SPPG. Dan apabila tidak ada tindak lanjut bisa lapor ke Dinas atau Satgas MBG,” ujarnya. (Ismail/Jawa Tengah)