MerahPutih.com - Timnas Afrika Selatan (Afsel) kini terpuruk di dasar klasemen sementara Grup A setelah harus menelan kekalahan 0-2 dari tuan rumah Meksiko pada laga pembuka Piala Dunia 2026 di Estadio Azteca.
Kekalahan ini semakin menyakitkan karena Bafana Bafana harus bermain dengan sembilan pemain setelah dua kartu merah langsung diberikan wasit. Sphephelo Sithole dan Themba Zwane menjadi korban keputusan wasit yang membuat Afsel kehilangan keseimbangan permainan.
Baca juga:
Laga Pembuka Yang Keras Dengan Tiga Kartu Merah, Meksiko Cukur Afrika Selatan 2 - 0
“Sedikit disayangkan kami harus mengakhiri pertandingan ini dengan sembilan pemain,” kata Pelatih Afsel Hugo Broos, usai laga, dikutip dari BBC, Jumat (12/6).
Kartu Merah Kedua Jadi Sorotan Pelatih Hugo Broos
Pelatih berpaspor Belgia itu menilai kartu merah pertama tidak perlu banyak diperdebatkan. Namun, dia mempertanyakan keputusan wasit atas kartu merah kedua.
Untuk kartu merah pertama saya rasa tidak banyak yang perlu dikatakan. Namun, untuk kartu merah kedua, menurut saya pemain Meksiko menghalangi pemain kami. Situasi seperti itu bisa saja terjadi, tetapi wasit mengambil keputusan yang berbeda,
Pelatih Afsel Hugo Broos
Meski kalah, Broos tetap mengapresiasi performa anak asuhnya yang mampu memberi tekanan kepada Meksiko di beberapa momen.
“Saya pikir tim saya memainkan pertandingan yang bagus. Pada beberapa momen, Meksiko bahkan terlihat kesulitan menemukan ruang," imbuhnya.
Baca juga:
Timnas Afsel Kehilangan Dukungan Terompet Ikonik, FIFA Larang Vuvuzela di Piala Dunia 2026
Harus Bangkit Atau Angkat Koper
Broos menekankan timnya harus lebih baik dalam menguasai bola pada laga berikutnya. Dilansir Antara, kekalahan ini menempatkan Afsel di dasar klasemen Grup A.
Tim wakil dari Benua Afrika itu dituntut bangkit pada pertandingan selanjutnya demi menjaga peluang lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026.
“Hari ini kami tidak cukup baik dalam aspek itu dan kami harus bekerja lebih keras untuk memperbaikinya,” tandas Broos. (*)