Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi

Rabu, 07 Januari 2026 - Alwan Ridha Ramdani

MerahPutih.com - Presiden AS Donald Trump telah berulang kali mengatakan Greenland harus menjadi bagian dari Amerika Serikat, dengan alasan pentingnya strategis bagi keamanan nasional dan kehadiran NATO di Arktik.

Padahal, Greenland merupakan koloni Denmark hingga tahun 1953. Pulau ini tetap menjadi bagian dari Kerajaan Denmark setelah memperoleh otonomi pada 2009, dengan kemampuan untuk mengatur diri sendiri dan menentukan kebijakan dalam negerinya sendiri.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan kepada anggota parlemen AS selama pengarahan tertutup bahwa Washington tidak berencana untuk menginvasi Greenland tetapi ingin membeli pulau itu dari Denmark.

Dilaporkan The Wall Street Journal, Rubio mengungkapkan, retorika keras Gedung Putih bertujuan untuk membujuk Denmark agar menjual Greenland kepada Amerika Serikat.

Baca juga:

Venezuela Umumkan Masa Berkabung 7 Hari Hormati Korban Serangan Amerika Serikat

Setelah intervensi militer AS di Venezuela, Katie Miller, istri Wakil Kepala Staf Gedung Putih Stephen Miller, mengunggah gambar di X dengan peta Greenland yang diwarnai bendera AS, dengan keterangan "SEGERA."

Dalam menanggapi langkah provokatif tersebut, Duta Besar Denmark untuk AS Jesper Moller Sorensen mengatakan, Kopenhagen mengharapkan penghormatan terhadap integritas teritorial kerajaan.

Nielsen menyebut gambar itu sebagai langkah yang tidak hormat.

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan