Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Menhub Bantah Kelebihan Muatan KMP Virgo Transport 8

Alwan Ridha Ramdani - Senin, 14 September 2026

MerahPutih.com- Kapal penyeberangan rute Surabaya–Banjarmasin dengan total POB 243 orang dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9) pukul 02.00 WITA akibat cuaca buruk. Data terkini mencatatkan 107 orang selamat, 6 meninggal dunia, dan 130 orang masih dalam pencarian.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan KMP Virgo Transport 8 tidak kelebihan muatan. Berdasarkan informasi yang diterima, kapasitas kapal tidak terisi maksimal.

Perlu diketahui, KMP Virgo Transport 8 berlayar dalam kondisi tidak overload. Namun demikian, kita tunggu investigasi menyeluruh dari KNKT untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan kapal tersebut,

tutur Dudy dalam keterangan resmi kepada wartawan, Senin (14/9).

KNKT sudah turun ke lapangan untuk melakukan investigasi awal. Secara paralel, KNKT sudah mengumpulkan data terkait spesifikasi kapal hingga wawancara dengan penumpang serta kru yang selamat.

Baca juga:

Kapal Virgo Transport 8 Miring Dihantam Ombak, Basarnas Masih Cari 129 Orang

Sementara itu, soal pencarian penumpang KMP Virgo Transport 8 yang kecelakaan di perairan Laut Jawa sudah memasuki hari kedua. Sejauh ini, penumpang selamat yang berhasil ditemukan oleh tim gabungan berjumlah 108 orang, sementara ada 6 orang lagi dinyatakan meninggal dunia.

Dudy menjelaskan, personel gabungan yang melakukan operasi pencarian saat ini jumlahnya bertambah, yakni lebih dari 600 personel.

Semoga proses pencarian penumpang dapat semakin optimal, sehingga mampu menemukan lebih banyak lagi penumpang yang selamat,

tutur Dudy.

Dudy menyampaikan, untuk penumpang selamat yang membutuhkan penanganan medis, maka penumpang tersebut akan dirujuk ke rumah sakit. Sementara penumpang selamat yang kondisinya cukup baik, maka akan diserahkan kepada pihak operator pelayaran untuk kemudian diantarkan ke rumah masing-masing.

Kapal Roro Penumpang KMP Virgo Transport 8 dengan bendera Indonesia berukuran 8.540 GT itu dinakhodai oleh Nakhoda Arief Yunianto serta dioperasikan oleh PT Virgo Karya Shipping.

Kapal ini bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada 12 September 2026 pukul 06.52 LT (Local Time) dengan tujuan Pelabuhan Banjarmasin. Kapal tersebut mengalami kondisi listing dan kehilangan kontak (lost contact) di sekitar perairan Masalembo (Laut Jawa) pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 LT. (*)

Baca Artikel Asli