MerahPutih.com - Michael Carrick dilaporkan berpeluang menjadi manajer berikutnya yang hengkang dari Premier League.
Laporan itu kembali menguat seiring dengan terpuruknya performa Manchester United pada musim ini.
Pelatih 45 tahun itu berada dalam tekanan besar di Old Trafford, setelah tersingkir dari Piala Carabao 2026/27 usai dikalahkan 2-3 oleh Brighton and Hove Albion.
Baca juga:
Manchester United Butuh Pemain Baru, 3 Bintang ini Bisa Didatangkan Januari 2027
Michael Carrick Diprediksi Bakal Dipecat Manchester United
Carrick menjadi salah satu kandidat utama yang diprediksi bakal dipecat setelah kekalahan tersebut. Namun, peluang taruhan terkait hal itu terus merosot tajam.
Selain itu, Carrick baru saja mendapatkan kontrak berdurasi dua tahun pada Mei 2026 lalu, menyusul kiprah suksesnya sebagai manajer sementara Manchester United di paruh kedua musim lalu.
Namun, kini ia bisa saja segera kehilangan pekerjaannya akibat awal musim yang sangat buruk.
Baca juga:
Martin Zubimendi Minim Menit Bermain, Arsenal Tegaskan tak Bakal Lepas Januari 2027
Sejak kekalahan dari Brighton, tekanan terhadap Carrick meningkat 10 kali lipat. Para penggemar jelas tidak puas dengan performa tim.
Hal itu mengingat Setan Merah telah menelan kekalahan dari Hull City dan Manchester City, yang bermain dengan 10 pemain.
Nasib Michael Carrick Tergantung Hasil Laga Fulham vs Manchester United
Lalu, pertandingan melawan Fulham bisa menjadi penentu nasib Carrick.
The Cottagers sedang kesulitan di papan bawah klasemen dan belum pernah memenangi satu pun pertandingan Premier League musim ini.
Jika Carrick sampai memberikan tiga poin pertama musim ini kepada Fulham, maka ia bisa saja dipecat. Apalagi, ada jeda internasional selama tiga minggu setelah laga tersebut.
Namun, masih harus dilihat bagaimana performa MU akhir pekan nanti. (sof)