Merahputih.com - Penantian panjang fans akan debut gemilang Floyd Samba akhirnya terbayar lunas saat wonderkid Manchester City ini mencetak dua gol fantastis dan membawa timnya menang telak 5-0 atas Norwich City di ajang Carabao Cup.
Penampilan luar biasa penyerang berusia 17 tahun ini sukses mencuri perhatian publik secara instan, sekaligus menenggelamkan panasnya rumor kepindahan talenta muda tetangga sebelah, JJ Gabriel dari Manchester United.
Baca juga:
Enzo Maresca Orbitkan 3 Bintang Akademi Saat Manchester City Lumat Norwich
Siapa sangka, laga hasil Man City vs Norwich 5-0 pada putaran ketiga Carabao Cup di Etihad Stadium pada Kamis malam kemarin murni jadi panggung pertunjukannya seorang Floyd Samba.
Dipromosikan langsung ke skuad utama oleh manajer baru, Enzo Maresca, setelah tampil gila-gilaan bersama tim U-18 musim lalu, pemuda lulusan akademi ini langsung membuktikan kelasnya tanpa beban saat melangkah ke lapangan hijau bersama para pemain senior.
Dukungan Senior Jadi Kunci Sukses di Lapangan

Buat anak usia 17 tahun, main penuh 90 menit di hadapan puluhan ribu suporter jelas bukan urusan gampang. Tapi Samba sukses memecah kebuntuan lewat sundulan ciamiknya, lalu merayakannya dengan gaya santai, meniupkan ciuman ke arah keluarga di tribun.
Tak lama berselang, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat sebuah tendangan melengkung yang sangat indah.
Saat diwawancarai seusai laga, pemuda yang sukses menyabet gelar Man of the Match ini mengaku masih tak percaya dengan apa yang baru saja ia alami.
Saya memang tahu bakal ada kesempatan buat dapat menit bermain bareng tim utama. Tapi dapat debut yang sepecah ini rasanya benar-benar di luar nalar,
ujar Samba dalam laporan BBC Radio 5 Live.
Menurutnya, dukungan moral dari ruang ganti adalah salah satu kunci utama ia bisa main lepas.
Saya ngobrol sama semua pemain senior, mereka luar biasa baik. Sebelum tanding mereka kasih wejangan seperti 'main aja gaya kamu sendiri, jadilah dirimu sendiri'. Kata-kata itu yang bikin saya pede dan ngebantu banget buat cetak dua gol hari ini,
tambahnya.
Pembuktian Kualitas Meski Dimainkan Keluar Posisi
Satu fakta menarik yang bikin debut ini makin spesial adalah keputusan taktis sang manajer. Enzo Maresca ternyata berjudi dengan menempatkan Samba di posisi yang benar-benar asing buatnya.
Saya puas bukan cuma karena golnya, tapi permainannya secara keseluruhan. Tiga atau empat hari lalu, saat saya mutusin buat mainin dia sebagai pemain nomor sembilan (striker tengah), dia bilang belum pernah main di posisi itu. Dia memang bukan nomor sembilan asli, tapi mainnya bagus banget,
ungkap Maresca penuh bangga.
Sang pelatih juga memuji visi bermain Samba yang dinilai sangat matang untuk ukuran pemain muda.
Dia masih muda, tenaganya banyak, kuat, finishing-nya tajam, dan jago bikin peluang. Babak pertama keputusannya di lapangan sangat tepat. Saya senang, tapi kita harus pelan-pelan karena dia masih sangat muda. Semoga kami bisa kasih dia lebih banyak kesempatan lagi,
tutup Maresca.
Rekam Jejak Mentereng Floyd Samba di Akademi
Wajar jika Maresca berani memberi panggung. Pemain yang sudah gabung akademi City sejak level U-9 ini memang punya statistik monster bersama tim U-18 musim lalu.
Baca juga:
Hasil Carabao Cup: Manchester City Perkasa, Libas Norwich 5-0 untuk Melaju ke Putaran Keempat
Berikut adalah beberapa pencapaian gemilangnya sebelum promosi:
-
Mencetak 24 gol dalam satu musim penuh.
-
Menyumbangkan 10 assists yang krusial.
-
Mencetak gol tendangan bebas ikonik yang membantu City menjuarai FA Youth Cup usai menumbangkan rival sekota, Manchester United, bulan Mei lalu.
Satu hal yang pasti, seperti kata Samba: "Ini baru permulaan, perjalanan karier saya masih sangat panjang,".
Patut kita tunggu kejutan apa lagi yang bakal dikasih wonderkid satu ini di pertandingan selanjutnya bersama Man City.