MerahPutih.com - Basarnas menyampaikan hantaman ombak dari lambung kanan termasuk menjadi salah satu penyebab kemiringan Kapal Virgo Transport 8.
Kapal tersebut mengalami kecelakaan di Laut Jawa dalam perjalanan dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Minggu (13/9) dini hari WITA.
Disampaikan oleh nahkoda Kapal Virgo tersebut terkait kejadian kemiringan kapal, ini juga akibat dari hantaman ombak dari lambung kanan. Ini info yang kami dapatkan langsung dari kapten Kapal Virgo tersebut dalam operasi pencarian, khususnya yang kapal hilang kontak maupun kapal tenggelam.
kata Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso
Berdasarkan data, ada 243 penumpang dalam kapal tersebut, kemudian 213 di antaranya adalah penumpang dan 30 kru kapal. Hal itu yang menjadi dasar dalam proses operasi pencarian dan pertolongan.
"Perkembangan saat bisa saya sampaikan berdasarkan laporan di lapangan tadi jam 15.30 bahwa korban yang sudah terevakuasi kurang lebih 113, di mana yang selamat adalah 98, kemudian yang meninggal ini ada enam. Di TB Mauhaw itu ada 16 orang, di mana 15 orang selamat, dan satu meninggal dunia, kemudian di TB TCP, yaitu enam orang, di mana satu selamat dan lima orang meninggal dunia," ujar dia.
Baca juga:
Basarnas Masih Cari 129 Penumpang Kapal Virgo Transport 8
Edy mengungkapkan, dari KM Haida ada 69 orang dalam kondisi selamat, kemudian Kapal Nelayan Cahaya Bahari yang dipindahkan ke Kapal Intandaya sejumlah 20 dua orang selamat, serta satu orang selamat di Kapal Nelayan Sri Asih.
Sehingga korban yang diselamatkan adalah 114, kemudian selamat 98, yang meninggal dunia enam. Yang masih dalam pencarian dalam hal ini kurang lebih 129 orang.
tambah Edy
Basarnas memastikan, pihaknya terus memaksimalkan upaya-upaya untuk mengevaluasi dan menyelamatkan korban kapal Virgo, khususnya penumpang yang masih dalam pencarian sejumlah 129 orang tersebut. (*)
Baca juga:
Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak, Kemenhub Dirikan Posko Darurat di Banjarmasin