Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Sisir Titik Buta

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Sisir Titik Buta

Basarnas Banten menerjunkan unit Helikopter Dauphin AS365 N3+ dengan nomor registrasi HR-3604 sebagai mendukung pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di area perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang pada Kamis (10/9/2026). ANTARA/HO-Basarnas

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Evakuasi pencarian delapan penumpang speed boat, termasuk lima jurnalis foto, yang hilang kontak di sekitar Perairan Selat Sunda memasuki babak paling krusial.

Memasuki hari ketiga operasi Search and Rescue (SAR), Kamis (10/9), upaya penyisiran tak lagi hanya mengandalkan jalur laut.

Helikopter Dauphin AS365 N3+ Basarnas dengan nomor registrasi HR-3604 telah diberangkatkan dari Pangkalan TNI AU (Lanud) Atang Sendjaja ikut diterjunkan membedah titik-titik buta di sekitar kawasan rawan Gunung Anak Krakatau, Banten.

Baca juga:

5 Jurnalis Masih Hilang Kontak di Selat Sunda, Polri dan Basarnas Maksimalkan Pencarian

Helikopter itu membawa tujuh orang crew on board, yakni Letkol Pnb Endrik Setyo Utomo, Kapten Pnb Dimas Aribowo, Serka Deatry Mulianto, Sertu Moch Farhan, Serda Eki P. Ginting, Pratu Ronni Bagus H, dan Prada Brillian Muammar.

Peta area pencarian kapal jurnalis foto yang hilang di Selat Sunda. Foto: Istimewa

Area Pencarian Diperluas, Adu Cepat Lawan Arus Laut

Pola penyisiran pada hari ketiga ini mengalami pergeseran taktis yang cukup signifikan. Jika pada operasi sebelumnya tim memfokuskan pemantauan di sisi selatan gunung api hingga radius 15–20 mil laut, kini arah radar berbelok tajam ke wilayah utara Gunung Anak Krakatau.

Kepada media dikutip Kamis (10/9), Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad memaparkan evaluasi pergerakan ombak dan hembusan angin menjadi alasan utama di balik perubahan strategi penyisiran ini.

Kita akan memperluas ke sisi utara, sesuai dengan perhitungan arus dan pergeseran ombaknya, angin seperti apa,

Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, di lokasi kejadian.

Tantangan alam di Selat Sunda memang dikenal sangat dinamis dan kerap berubah menjadi ancaman mematikan. Tim SAR harus pandai memanfaatkan jendela waktu golden hours pada pagi hari.

Ketika matahari mulai meninggi menuju sore, kecepatan angin di perairan tersebut bakal meningkat drastis dan berpotensi memicu gelombang tinggi yang membahayakan armada pencari.

“Dari jam 7.00 kita sudah mulai jalan. Karena pada pagi hari, kita lihat bersama, kondisi masih landai. Makin siang makin sore, saat itu, sudah mulai kencang anginnya,” imbuh Al Amrad menjelaskan kondisi cuaca di lapangan.

Baca juga:

Tim SAR Peluas Lagi Pencarian Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau, Pergerakan Arus dan Angin Jadi Patokan

Area Pencarian yang Sudah Disisir Rabu Kemarin

Pada hari kedua pencarian Rabu (9/9) kemarin, tujuh search and rescue unit (SRU) dikerahkan dan dibagi ke dalam lima sektor.

Sedikitnya sembilan alat utama sistem pertolongan (alut) digunakan untuk melakukan penyisiran. Pencarian tidak hanya dilakukan di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Sejumlah armada juga bergerak menuju kawasan Pulau Sebesi, Pulau Lagundi, Pulau Sebuku hingga Teluk Semangka. Meski begitu, proses pencarian kapal yang membawa delapan orang itu masih belum berbuah hasil. (*)

#Basarnas #Jurnalis Anak Krakatau #Perairan Selat Sunda
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Keluarga melakukan tabur bunga diatas kapal KN SAR 247 Tetuka di Perairan Selat Sunda, Banten, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Berita Foto
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Pantai Pagedongan
Keluarga jurnalis yang hilang kontak melakukan tabur bunga di bibir Pantai Kampung Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Pantai Pagedongan
Indonesia
Setelah 10 Hari, Operasi Pencarian Jurnalis Hilang Dihentikan
Sepanjang operasi digelar, tim SAR gabungan secara umum tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun awak kapal di seluruh sektor penyisiran.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Setelah 10 Hari, Operasi Pencarian Jurnalis Hilang Dihentikan
Indonesia
Makam Jasad di Pulau Enggano Dibongkar, DNA Keluarga Kapal Jurnalis Hilang Dikirim. Hasil Keluar 2 Pekan!
Polda Banten kirim DNA keluarga korban KM Arupadatu I untuk dicocokkan dengan jenazah misterius di Pulau Enggano. Hasil identifikasi diperkirakan keluar dalam dua pekan.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Makam Jasad di Pulau Enggano Dibongkar, DNA Keluarga Kapal Jurnalis Hilang Dikirim. Hasil Keluar 2 Pekan!
Berita Foto
Hari ke-10 Pencarian, Area SAR Jurnalis Hilang Diperluas hingga 8.509 Mil Laut Persegi
Pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Carita, Pandeglang, Banten, Kamis (17/9/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 17 September 2026
Hari ke-10 Pencarian, Area SAR Jurnalis Hilang Diperluas hingga 8.509 Mil Laut Persegi
Indonesia
Tim Ahli dari Amerika Serikat dan Hong Kong Akan Bantu Operasi Pencarian Korban KM Virgo Transport 8
Operasi salvage dilakukan untuk menangani kapal yang mengalami kecelakaan, terutama ketika kapal tenggelam, terbalik, kandas, atau mengalami kerusakan berat
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Tim Ahli  dari Amerika Serikat dan Hong Kong Akan Bantu Operasi Pencarian Korban KM Virgo Transport 8
Indonesia
Update Pencarian Jurnalis Hilang, Temuan Jasad Pulau Enggano Dipastikan Bukan Warga Lokal
Basarnas Bengkulu sisir pesisir Enggano cari 5 jurnalis hilang di Selat Sunda. Sampel DNA temuan jasad dikirim ke Pusdokkes Mabes Polri. Cek update-nya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Update Pencarian Jurnalis Hilang, Temuan Jasad Pulau Enggano Dipastikan Bukan Warga Lokal
Indonesia
Hari Ke-9 Pencarian Jurnalis Hilang di Gunung Anak Krakatau, Tim SAR Kerahkan 22 Kapal
Pada hari kesembilan ini, pencarian difokuskan di sebelah tenggara Gunung Anak Krakatau.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Hari Ke-9 Pencarian Jurnalis Hilang di Gunung Anak Krakatau, Tim SAR Kerahkan 22 Kapal
Indonesia
Pencarian 5 Jurnalis Dikoordinasikan Hingga Wilayah Barat Pulau Sumatra
Tim sempat menemukan sebuah terpal berwarna oranye, tetapi benda tersebut kemudian dipastikan bukan bagian dari barang milik korban maupun speedboat Arupadhatu 1.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Pencarian 5 Jurnalis Dikoordinasikan Hingga Wilayah Barat Pulau Sumatra
Indonesia
Tembus 500 Meter Bibir Anak Krakatau, Pencarian Hari ke-8 Jurnalis dan ABK Hilang Masih Nihil
Operasi SAR hari kedelapan pencarian 5 jurnalis dan 3 ABK kapal Arupadhatu 1 di perairan Gunung Anak Krakatau masih nihil. Simak laporan lengkap Basarnas di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Tembus 500 Meter Bibir Anak Krakatau, Pencarian Hari ke-8 Jurnalis dan ABK Hilang Masih Nihil
Bagikan