MerahPutih.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan musibah terbaliknya Kapal Virgo Transport 8 di perairan Masalembo bukan dipicu oleh masalah kelebihan muatan (overcapacity).
Menhub menjelaskan kapal rute Surabaya–Banjarmasin itu hanya mengangkut 243 penumpang ketika musibah terjadi.
Kapasitas penumpang juga untuk Kapal Virgo Transport 8 berada di 500 orang, jadi masih jauh dari kapasitas maksimalnya,
Menhub Dudy Purwagandhi di hadapan awak media, Senin (14/9).
Baca juga:
Ombak Tinggi Hantam Lambung KM Virgo Transport 8
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso mengungkapkan kesaksian langsung dari nahkoda kapal yang menyebutkan petaka bermula saat lambung kanan kapal dihantam gelombang ombak yang sangat kuat.
Benturan keras di perairan Laut Jawa tersebut menyebabkan keseimbangan kapal terganggu hingga akhirnya miring dan terbalik pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 WITA.
Disampaikan oleh nahkoda Kapal Virgo tersebut terkait kejadian kemiringan kapal, ini juga akibat dari hantaman ombak dari lambung kanan. Ini info yang kami dapatkan langsung dari kapten Kapal Virgo tersebut dalam operasi pencarian,
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso
Update Korban Kecelakaan KM Virgo Transport 8
Hingga Senin (14/9/2026) pukul 11.00 WITA, Tim SAR Gabungan telah berhasil menemukan 114 korban dari total 243 penumpang, dengan rincian 108 orang selamat dan enam orang dikonfirmasi meninggal dunia.
Sebanyak 86 korban yang ditemukan telah berhasil dievakuasi tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk mendapatkan perawatan intensif dan penanganan lanjutan.
Pihak Basarnas bersama instansi terkait terus memaksimalkan penyisiran di sekitar lokasi hilang kontak guna menemukan 129 penumpang yang masih dinyatakan hilang. (*)