Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Mendag Tegaskan Harga Bahan Pokok Stabil dan Pasokan Terjaga Jelang Idul Fitri 2026

Dwi Astarini - Selasa, 03 Maret 2026

MERAHPUTIH.COM - MENTERI Perdagangan Budi Santoso menegaskan harga barang kebutuhan pokok secara nasional relatif stabil menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Kementerian Perdagangan terus bersinergi dengan kementerian, lembaga, dan swasta untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Lebaran 2026 dengan khidmat.

Mendag Budi menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Menjelang Idul Fitri di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepolisian RI (Lemdiklat Polri), Jakarta, Senin, (2/3).

"Secara umum, harga relatif stabil. Ada beberapa komoditas yang sedikit di atas harga eceran tertinggi (HET) dan ada juga yang di bawahnya. Namun, rata-rata harga nasional masih stabil dan pasokan terjaga dengan baik," ujar Mendag Busan.

Mendag menjelaskan, Kemendag secara intensif memantau perkembangan harga bahan pokok melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP). Sistem ini memantau 550 pasar yang tersebar di 514 kabupaten dan kota di 38 provinsi. Menurutnya, pengawasan berbasis data tersebut memungkinkan pemerintah mendeteksi pergerakan harga secara cepat dan akurat.

Baca juga:

Kopdes Merah Putih 'Ekspansi' ke Desa, Mendag Jamin Alfamart dan Indomaret Aman


Terkait dengan MINYAKITA, Mendag menyampaikan terjadi tren penurunan harga dalam satu bulan terakhir. HET Minyakita Rp 15.700 per liter dan saat ini rata-rata nasional sekitar Rp 15.900 per liter. "Memang ada daerah seperti Papua Tengah yang mencapai Rp 19.000 per liter, tetapi di daerah lain seperti Lampung sudah Rp 15.400 per liter atau di bawah HET," kata Mendag Budi.

Ia menambahkan perbedaan harga antardaerah umumnya berkaitan dengan faktor distribusi. Oleh karena itu, pemerintah terus memperkuat koordinasi dengan pemasok dan distributor. Terkait dengan kelancaran distribusi menjelang arus mudik, Kemendag telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk melakukan pembinaan dan penertiban pasar tumpah di beberapa titik. Imbauan penataan pasar tumpah juga telah disampaikan kepada dinas yang membidangi perdagangan daerah untuk mendukung kelancaran distribusi barang.

"Kami terus berkoordinasi agar pasokan tersalurkan dengan baik ke berbagai daerah. Kami juga menyampaikan imbauan kepada dinas untuk memperhatikan pasar-pasar tumpah di berbagai titik di jalur mudik," katanya.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang Lebaran, Kemendag telah menggelar rapat koordinasi pada 29 Januari 2026 bersama pemerintah daerah, dinas terkait, para pemasok, dan distributor. "Dari hasil rapat tersebut, kami ketahui kebutuhan pokok dan pasokan terjamin. Tidak ada masalah dengan ketersediaan barang untuk Ramadan dan Idul Fitri," ujarnya.

Selain memastikan ketersediaan, pemerintah juga memantau langsung ke pasar rakyat untuk memberikan dampak psikologis yang positif terhadap pasar dan konsumen.

"Kunjungan mendadak ke pasar secara psikologis dapat memengaruhi pedagang untuk tetap menjaga stabilitas harga dan memastikan pasokan terjamin," kata Mendag.(Asp)


Baca juga:

Satgas Pangan Polri Klaim Harga Kebutuhan Bahan Pokok Cenderung Turun saat Ramadan 1447 H

Baca Artikel Asli