Inflasi Diproyeksikan Lebih Tinggi Didorong Peningkatan Harga Bahan Bakar

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
Inflasi Diproyeksikan Lebih Tinggi Didorong Peningkatan Harga Bahan Bakar

Ilustrasi. ANTARA/HO-Pertamina

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan untuk mengumumkan laporan terkait inflasi Maret 2026 pada Rabu esok (1/4) pukul 11.00. Sedangkan inflasi tahunan pada Januari 2026 tercatat 3,55 persen year-on-year (yoy) dan pada Februari 2026 sebesar 4,76 persen yoy.

Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memproyeksikan tingkat inflasi Maret 2026 berpotensi sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata, didorong oleh inflasi komoditas pangan dan energi, tapi masih dalam berada kisaran target pemerintah.

Direktur Eksekutif INDEF Esther Sri Astuti menyatakan, kenaikan harga kedua komoditas tersebut salah satunya dipengaruhi oleh peningkatan permintaan selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah serta dampak dari gejolak geopolitik global.

“Karena ada efek Ramadan dan Lebaran, terus konflik geopolitik, (tingkat inflasi pada Maret 2026) ini sedikit lebih tinggi, tetapi masih dalam koridor (target pemerintah sebesar 2,5 persen plus minus 1 persen) itu,” ucap Esther Sri Astuti saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Selasa (1/4).

Baca juga:

BBM Enggak Naik Pas Krisis Global, Pengamat Unpad Sebut Pemerintah Tengah Jaga Inflasi

Terdapat tiga jenis inflasi yang berpotensi mendorong peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Maret 2026, yakni demand-pull inflation, cost-push inflation, serta imported inflation.

Demand-pull inflation terjadi karena kenaikan permintaan barang dan jasa yang tinggi selama periode Ramadan dan Lebaran dibandingkan hari-hari biasa.

Sementara cost-push inflation salah satunya terjadi karena peningkatan harga bahan bakar minyak (BBM) yang mendorong kenaikan biaya transportasi dan logistik, sehingga memengaruhi biaya produksi serta berdampak terhadap penyesuaian harga jual barang dan jasa.

“Ditambah lagi ini karena ada konflik geopolitik, jadi itu namanya imported inflation. Jadi, inflasi yang terjadi karena inflasi yang terjadi dari luar (negeri), bahan bakar susah (akibat perang di Timur Tengah), sehingga yang terjadi di luar itu menaikkan harga barang di Indonesia,” ujar Esther.

#Inflasi #Harga Bahan Pokok #BBM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Antrean BBM di Bali Mulai Mereda, Aturan Ganjil-Genap Diperpanjang hingga 23 Oktober
Bahlil Lahadalia menambah armada kapal distribusi BBM ke Bali menjadi tujuh kapal. Cadangan Pertalite ditingkatkan dan aturan ganjil-genap diperpanjang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Antrean BBM di Bali Mulai Mereda, Aturan Ganjil-Genap Diperpanjang hingga 23 Oktober
Indonesia
Pertamina Minta Warga Laporkan Temuan Pelanggaran Pasokan BBM
Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center 135
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Pertamina Minta Warga Laporkan Temuan Pelanggaran Pasokan BBM
Indonesia
Bahlil Kirim 7 Kapal Untuk Urai Antrean Pembelian BBM di Bali, Cadangan Pertalite Diklaim Cukup Dalam 15 Hari
Selain menambah armada distribusi dari Jawa ke Bali, Pertamina Patra Niaga juga menambah stok Pertalite hingga total 48 juta liter
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Bahlil Kirim 7 Kapal Untuk Urai Antrean Pembelian BBM di Bali, Cadangan Pertalite Diklaim Cukup Dalam 15 Hari
Indonesia
Kebijakan Ganjil Genap Urai Antrean Pembelian BBM di SPBU Bali
Penambahan stok pertalite hingga total 48 juta liter telah dilakukan sejak pengiriman pada 7 Oktober hingga pada 17 Oktober 2026
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Kebijakan Ganjil Genap Urai Antrean Pembelian BBM di SPBU Bali
Indonesia
MPR Desak Pemerintah dan Pertamina Percepat Penanganan Antrean BBM di Bali
Antrean panjang kendaraan yang ia saksikan secara langsung menunjukkan masyarakat tengah menghadapi kesulitan mendapatkan BBM.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
MPR Desak Pemerintah dan Pertamina Percepat Penanganan Antrean BBM di Bali
Indonesia
Saksikan Langsung Antrean di SPBU, Wakil Ketua MPR Suarakan Keprihatinan Kelangkaan Bensin di Bali
Ia mengaku melihat kondisi itu setelah menghadiri kegiatan Bali Climate Week.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Saksikan Langsung Antrean di SPBU, Wakil Ketua MPR Suarakan Keprihatinan Kelangkaan Bensin di Bali
Indonesia
Pertamina Klaim Kondisi di Bali Bakal Normal, Targetkan Stok 48 Juta Liter
Dalam tiga hari terakhir, yakni 13-15 Oktober, penyaluran Pertalite ke SPBU mencapai rata-rata 3 juta liter per hari.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 17 Oktober 2026
Pertamina Klaim Kondisi di Bali Bakal Normal, Targetkan Stok 48 Juta Liter
Berita
Aturan Ganjil Genap Pertalite di Bali, Mobil Maksimal 20 Liter dan Motor 3 Liter
Ganjil genap pembelian Pertalite di Bali berlaku 17–19 Oktober 2026. Simak jadwal pelat nomor, batas pembelian mobil dan motor, serta stok BBM.
ImanK - Sabtu, 17 Oktober 2026
Aturan Ganjil Genap Pertalite di Bali, Mobil Maksimal 20 Liter dan Motor 3 Liter
Indonesia
Isi BBM di Bali Skema Ganjil Genap Tergantung Nopol, Anggota TNI/Polri Awasi di SPBU
Pertamina akan berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk membantu mengatur kendaraan yang mengisi BBM di SPBU agar sesuai dengan ketentuan ganjil genap.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Isi BBM di Bali Skema Ganjil Genap Tergantung Nopol, Anggota TNI/Polri Awasi di SPBU
Indonesia
Pertamina Klaim Antrean di SPBU Bali Melandai, Pasokan BBM Via Darat dan Laut
Upaya percepatan terus dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh BBM dengan lebih mudah dan aktivitas sehari-hari kembali berjalan lancar.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Pertamina Klaim Antrean di SPBU Bali Melandai, Pasokan BBM Via Darat dan Laut
Bagikan