Franco Baresi di Mata Tokoh-Tokoh Sepak Bola Dunia, Mulai dari Paolo Maldini Sampai Romario

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 31 Juli 2026
Franco Baresi di Mata Tokoh-Tokoh Sepak Bola Dunia, Mulai dari Paolo Maldini Sampai Romario

Franco Baresi (AC Milan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Legenda terbesar AC Milan dan tim nasional Italia, Franco Baresi, tutup usia pada umur 66 tahun. Baresi menghabiskan 20 tahun karier profesionalnya hanya untuk berseragam Rossoneri.

Enam gelar Serie A, tiga trofi Liga Champions (European Cup) serta menjadi bagian penting saat Italia menjuarai Piala Dunia 1982.

Baca juga:

Penghormatan untuk Franco Baresi: Sang Rival Abadi Ikut Berduka

Untuk mengenang warisannya, Merahputih.com merangkum pengakuan dan penghormatan dari para pelatih, rekan setim, hingga lawan yang pernah merasakan langsung kehebatannya di lapangan dari berbagai sumber.

Pengakuan Para Rival: Dari Romario Hingga Maradona

Kehebatan Baresi tak pernah diragukan oleh penyerang paling menakutkan di planet ini.

  • Romario (Striker Legendaris Brasil)

    Dia adalah lawan paling tangguh yang pernah saya hadapi. Saya tidak tahu apakah dia yang terbaik secara mutlak, tapi yang jelas dia yang paling sulit dilewati,

    Catatan: Pada final Piala Dunia 1994, Baresi yang berusia 34 tahun tampil luar biasa mengunci Romario selama 120 menit, padahal ia baru saja menjalani operasi meniskus 24 hari sebelumnya.

  • Diego Maradona (Legenda Argentina)

    Gentile harus memukuli saya untuk menghentikan pergerakan saya. Tapi Baresi? Dia merebut bola tepat di antara kedua kaki saya tanpa menyentuh badan saya sama sekali. Setelah pertandingan di San Siro, saya meminta jerseynya dan memakainya di San Paolo sebagai bentuk penghormatan tertinggi,

Franco

Kunci Sukses AC Milan Era Emas

Di mata para juru taktik dan kawan seangkatan, Baresi bukan sekadar pemotong serangan lawan, melainkan otak permainan.

  • Arrigo Sacchi (Pelatih Legendaris AC Milan)

    Franco adalah teladan bagi semua orang. Dia pria serius yang selalu memberikan 100 persen. Pemain besar adalah mereka yang bermain untuk tim, persis seperti yang dilakukan Baresi. Kalau tidak salah, dia bahkan pernah bermain di laga derby dengan kondisi tangan patah,

  • Ruud Gullit (Rekan Setim di AC Milan)

    Sebagai bek, dia bisa melakukan segalanya. Sering kali dia sudah tahu apa yang akan dilakukan penyerang lawan bahkan sebelum si penyerang itu menyadarinya sendiri. Bagaimana cara melewati pemain seperti itu?,

  • Ronald Koeman & Marcel Desailly

    Koeman dan Desailly sepakat bahwa Baresi adalah libero murni terakhir yang memiliki teknik luar biasa. Ia selalu tahu ke mana arah bola akan bergulir dan sangat berbahaya saat membantu serangan.

Pemimpin Sejati di Mata Generasi Penerus

Bagi rekan-rekan dekatnya, kepemimpinan Baresi terpancar dari tindakan nyata di lapangan, bukan sekadar kata-kata.

  • Paolo Maldini (Mantan Rekan Duet & Kapten AC Milan)

    Bagaimana kami bisa melangkah tanpamu, Kapten? Engkau mengajarkanku cara bertarung hingga hembusan napas terakhir dan arti sejati mencintai seragam ini. Engkau melindungiku saat aku masih anak-anak, membimbingku saat muda, dan menginspirasiku ketika dewasa. Terima kasih atas segalanya, Kapten,

  • Marco van Basten

    Dia adalah Johan Cruyff di lini pertahanan. Anggun, tenang, namun berubah menjadi prajurit yang haus kemenangan begitu menginjak rumput lapangan,

  • Jamie Carragher (Pundit & Eks Bek Liverpool)

    Jika Anda bertanya siapa pemain favorit saya sepanjang masa, saya akan menjawab Franco Baresi. Tingkat konsentrasi dan caranya mengatur organisasi pertahanan adalah yang terbaik di era modern,

Baca juga:

Legenda Tim Nasional Italia dan AC Milan Franco Baresi Meninggal, Bagian Pemain Juara Piala Dunia 1982

Rahasia Permainan Franco Baresi

Secara fisik, Baresi mengaku tidak memiliki postur raksasa layaknya bek tengah pada umumnya. Namun, kelemahan itu ia tutupi dengan kecerdasan taktik yang tiada tanding.

Postur saya tidak terlalu tinggi untuk duel man-to-man. Saya menutupinya dengan bermain agresif, membaca pergerakan lawan lebih cepat, dan bergerak di ruang sempit dengan kecepatan maksimum. Saat Nils Liedholm menerapkan sistem bertahan sejajar, saya bertransisi dari libero murni menjadi bek tengah modern yang aktif membangun serangan,

ungkap Baresi.

Selamat jalan, Sang Kapten Abadi. Warisan dan kepemimpinanmu akan terus menjadi tolok ukur tertinggi bagi seni bertahan dalam sepak bola.

#AC Milan #Legenda Serie A #Sepakbola #Sepak Bola
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Inter Milan Masih Kejar Moussa Diaby, Siapkan Tawaran Rp 414 Miliar dan Kristjan Asllani
Inter Milan masih mengejar Moussa Diaby. Nerazzurri siap mengajukan tawaran Rp 414 miliar plus Kristjan Asllani.
Soffi Amira - 24 menit lalu
Inter Milan Masih Kejar Moussa Diaby, Siapkan Tawaran Rp 414 Miliar dan Kristjan Asllani
Olahraga
Mikel Arteta Puji Bruno Guimaraes, Sebut Pejuang yang Bisa Bawa Arsenal ke Level Berbeda
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memuji Bruno Guimaraes yang punya aura pejuang. Ia diperkenalkan ke publik menjelang laga melawan Borussia Dortmund.
Soffi Amira - 1 jam, 9 menit lalu
Mikel Arteta Puji Bruno Guimaraes, Sebut Pejuang yang Bisa Bawa Arsenal ke Level Berbeda
Olahraga
Jorge Messi Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun, Lionel Messi Berduka
Jorge Messi, ayah sekaligus agen Lionel Messi, meninggal dunia di Rosario, Argentina, pada usia 68 tahun setelah lama mengalami sakit.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
 Jorge Messi Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun, Lionel Messi Berduka
Olahraga
Chelsea Taklukkan AC Milan 3-0 di GBK
Joao Pedro menjadi bintang kemenangan Chelsea setelah mencetak dua gol, sedangkan satu gol lainnya disumbangkan Moises Caicedo.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Chelsea Taklukkan AC Milan 3-0 di GBK
Olahraga
Laga Chelsea vs AC Milan di GBK, Polda Metro Kerahkan 1.200 Personel untuk Pengamanan
Pengamanan disiapkan secara berlapis untuk memastikan pertandingan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Laga Chelsea vs AC Milan di GBK, Polda Metro Kerahkan 1.200 Personel untuk Pengamanan
Lainnya
Mengintip Latihan AC Milan di Stadion Madya GBK Senayan Jakarta
Pelatih AC Milan Ruben Amorim memberikan arahan kepada para pemain saat sesi latihan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 07 Agustus 2026
Mengintip Latihan AC Milan di Stadion Madya GBK Senayan Jakarta
Olahraga
Imbang Lawan Singapura, Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal AFF Back-to-Back
Tim Merah Putih harus puas menempati peringkat 3 dengan 7 poin dari 5 pertandingan, finis di bawah Vietnam (10 poin) dan Singapura (8 poin).
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Imbang Lawan Singapura, Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal AFF Back-to-Back
Olahraga
Jelang Duel Hidup-Mati Lawan Singapura, John Herdman: Saya Minta Pemain Tenang dan Fokus
Targetnya jelas tidak mudah karena pertandingan tersebut akan digelar di markas Singapura, Stadion Jalan Besar, pada Jumat (7/8) pukul 20.00 WIB.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Jelang Duel Hidup-Mati Lawan Singapura, John Herdman: Saya Minta Pemain Tenang dan Fokus
Olahraga
Prediksi Singapura vs Indonesia 7 Agustus 2026: Head to Head, Susunan Pemain, dan Skor
Prediksi Singapura vs Indonesia akan berjalan sengit. Skuad Garuda wajib menang demi lolos ke semifinal Piala AFF 2026.
Soffi Amira - Jumat, 07 Agustus 2026
Prediksi Singapura vs Indonesia 7 Agustus 2026: Head to Head, Susunan Pemain, dan Skor
Olahraga
Liverpool Ikut Perburuan Djed Spence, Tottenham Siap Lepas dengan Harga Rp 843 Miliar
Liverpool kini mengincar Djed Spence. Tottenham bersedia menjual bek Inggris itu seharga Rp 843 miliar.
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
Liverpool Ikut Perburuan Djed Spence, Tottenham Siap Lepas dengan Harga Rp 843 Miliar
Bagikan