Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau

Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MENTERI Perdagangan (Mendag) Budi Santoso (Busan) membuka Festival Lomba Burung Berkicau dan Kuliner UMKM di lapangan parkir kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Minggu (3/5). Menurut Menteri Busan, semakin giatnya aktivitas hobi akan bermanfaat dalam menciptakan nilai ekonomi, termasuk untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Kalau lomba burung berkicau semakin ramai, peternak burung akan semakin banyak. Begitu juga pembuat sangkar, pabrik pakan, peternak jangkrik sebagai makanan burung, hingga penjual burung akan semakin banyak. Kami mendorong peningkatan nilai ekonomi dari berbagai komunitas hobi, salah satunya komunitas burung kicau," kata Mendag Busan.

Mendag Busan juga menekankan burung-burung kicau yang dilombakan merupakan burung hasil ternak. Melalui lomba tersebut, Mendag Busan mengajak masyarakat untuk menunjukkan semangat melestarikan lingkungan.

"(Burung) yang dilombakan bukan burung liar, melainkan burung ternak," ujar Mendag Busan.

Baca juga:

Pantau Pasar Rawasari, Mendag Budi Santoso Sebut Harga Bahan Pokok Masih Stabil Jelang Lebaran 2026


Nilai ekonomi dari perdagangan burung hias dan ekosistem di dalamnya dapat terus didorong. Di dalam negeri, perputaran ekonomi dari ekosistem burung kicau per tahunnya bisa mencapai Rp 1,7 triliun—Rp 2 triliun.

Penggerak ekonomi dalam ekosistem tersebut mencakup, antara lain penangkaran, produsen pakan, suplemen, aksesori, jasa pelatihan, jasa perawatan, hingga aktivitas komunitas-komunitas yang ada. Sementara itu, ekspor burung hias pada 2025 mencapai sekitar
Rp12,5 miliar. Ada peningkatan sekitar 237,5 persen ketimbang 2024. Hal itu menunjukkan perkembangan permintaan burung hias asal Indonesia.

Selain membuka lomba, Mendag Busan juga mengunjungi tenda-tenda UMKM. Sejumlah UMKM kuliner menghadirkan aneka makanan, termasuk hidangan khas daerah dan berbagai minuman dingin. Sementara itu, tersedia beragam produk pendukung bagi para pencinta burung seperti kandang dan pakan berkualitas.(Asp)

Baca juga:

Demi Swasembada Pangan, Kemendag Perketat Impor Sejumlah Komoditas

#Menteri Perdagangan #Mendag Budi Santoso #Hobi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Mendag Tegaskan Program MBG tak Picu Kenaikan Harga Bahan Pokok
Program MBG turut mendukung penyerapan pasokan bahan pokok.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Mendag Tegaskan Program MBG tak Picu Kenaikan Harga Bahan Pokok
Fun
Nutrisi Tepat Jaga Kesehatan Anabul, Bisa Habiskan Lebih Banyak Waktu Bersama Kesayangan
Para pemilik hewan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk anabul kesayangan mereka.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Nutrisi Tepat Jaga Kesehatan Anabul, Bisa Habiskan Lebih Banyak Waktu Bersama Kesayangan
Fun
CRYBABY Berubah Jadi Ikon Nusantara, POP MART Hadirkan Edisi Khusus Indonesia
POP MART merayakan dua tahun di Indonesia lewat CRYBABY Indonesia Limited Edition yang terinspirasi alam, budaya, dan kehidupan pesisir Tanah Air.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Agustus 2026
CRYBABY Berubah Jadi Ikon Nusantara, POP MART Hadirkan Edisi Khusus Indonesia
Indonesia
Peternak Ayam Ramai Demo, Mendag Budi Tegaskan bukan Indikasi Pasar Memburuk
Harga telur dan daging ayam mulai mengalami kenaikan dari sebelumnya dan mendekati harga acuan pemerintah.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Peternak Ayam Ramai Demo, Mendag Budi Tegaskan bukan Indikasi Pasar Memburuk
Indonesia
Pasar Ruteng NTT Rusak, Mendag Datangkan Bahan Pokok dari Jatim dan NTB
Pemerintah telah meminta agar pasar tersebut tidak digunakan lebih dulu dengan pertimbangan keamanan.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Pasar Ruteng NTT Rusak, Mendag Datangkan Bahan Pokok dari Jatim dan NTB
Indonesia
Defisit Neraca Dagang Indonesia Juni Menurun, Pemerintah Tingkatkan Ekspor
Nilai ekspor nonmigas Indonesia pada Juni tercatat sebesar USD 24,39 miliar, meningkat 8,68 persen jika dibandingkan dengan Mei 2026 yang sebesar USD 22,45 miliar.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
Defisit Neraca Dagang Indonesia Juni Menurun, Pemerintah Tingkatkan Ekspor
Indonesia
Mendag Gelar Pertemuan dengan India, Penguatan Investasi hingga Peningkatan Akses Pasar
Pertemuan dilaksanakan di sela rangkaian BRICS Trade Ministers' Meeting (TMM) pada 6–7 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Minggu, 09 Agustus 2026
Mendag Gelar Pertemuan dengan India, Penguatan Investasi hingga Peningkatan Akses Pasar
Fun
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Secara sepintas, tampilannya menyerupai tongkat atau kail berukuran besar dengan lengkungan alami yang hampir membentuk huruf 'U'.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Indonesia
Nilai Ekspor Indonesia Mei Turun 8,30 Persen Ketimbang April
Pelemahan secara bulanan tersebut dipengaruhi penurunan ekspor migas sebesar 34,38 persen dan ekspor nonmigas sebesar 7,05 persen secara bulanan (MtM).
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Nilai Ekspor Indonesia Mei Turun 8,30 Persen Ketimbang April
Indonesia
Pemerintah Pastikan HET Minyakita Tetap Rp 15.700 per Liter, Fokus Perkuat Distribusi
Pemerintah memastikan HET Minyakita tetap Rp 15.700 per liter. Distribusi diperkuat melalui Bulog dan ID FOOD agar pasokan minyak goreng lebih mudah diakses masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Pemerintah Pastikan HET Minyakita Tetap Rp 15.700 per Liter, Fokus Perkuat Distribusi
Bagikan