MERAHPUTIH.COM - MENTERI Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan terdapat kerusakan satu pasar akibat gempa bumi NTT. Pasar tersebut yakni Pasar Inpres Ruteng NTT. Pemerintah telah meminta agar pasar tersebut tidak digunakan lebih dulu dengan pertimbangan keamanan.
“Kemarin kami sudah identifikasi pasar, ada satu pasar di NTT yang rusaknya cukup berat. Namanya Pasar Inpres Ruteng,” kata Budi.
Ia menambahkan pihaknya sudah bekerja sama dengan pemerintah daerah agar pasar itu tidak dipakai dulu untuk keamanan.
“Perbaikan sarana fasilitas Kemendag itu nanti. Sudah kami identifikasi langkah-langkah saat ini, baru selanjutnya kami lakukan tindakan,” kata Budi di Solo, Kamis (20/8).
Sementara itu, distribusi barang kebutuhan pokok pada daerah bencana gempa bumi di NTT tetap aman. Barang tersebut didatangkan dari Provinsi Jawa Timur atau di Nusa Tenggara Barat (NTB). “Kami ini pastikan pasokan barang-barang ke NTT bisa berjalan baik dan kami sudah koordinasi dengan dinas, distributor pemasok di luar NTT,” katanya.
Baca juga:
Pemerintah Pastikan Kebutuhan Pangan Warga Terdampak Bencana Terpenuhi, Stok Beras NTT 39.000 Ton
Ia mengatakan barang-barang kebutuhan pokok tersebut bisa didatangkan dari NTB atau Jatim. Hal itu sudah dikomunikasikan pada distributor. “Barang-barang kebutuhan pokok tersebut bisa didatangkan dari NTB atau Jatim. Itu sudah kita komunikasikan agar bisa didistribusikan ke NTT,” katanya.
Budi menyebut, untuk pengawasan distribusi pasar di lapangan, dilakukan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Dengan demian, Kemendag bisa lihat tiap hari karena distributor SP2KP bisa input aplikasi.
“Pengawasan di lapangan SP2KP setiap dinas ada pengawasan soal harga dan pasokannya. Kami bisa lihat tiap hari karena distributor SP2KP bisa input aplikasi kami. Kami jamin distribusi barang pokok (lokasi bencana NTT) lancar dan terkoordinasi,” tegasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Polisi Pakai CN 295 dan Helikopter Bell 429 Sebar Bantuan Bagi Korban Gempa NTT