JHL Merah Putih Kasih Salurkan Bantuan Rp 1,3 Miliar untuk Korban Gempa Flores NTT

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
JHL Merah Putih Kasih Salurkan Bantuan Rp 1,3 Miliar untuk Korban Gempa Flores NTT

Yayasan JHL Merah Putih Kasih melalui JHL Group menyalurkan bantuan Rp 1,3 miliar untuk korban gempa Flores NTT. (Foto: Dok. Merah Putih Kasih Foundation)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Di tengah duka dan kebutuhan mendesak masyarakat Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pascagempa berkekuatan magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026, Yayasan JHL Merah Putih Kasih melalui JHL Group menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp 1,3 miliar.

Bantuan tersebut berupa bahan makanan pokok, terpal, pakaian, selimut, dan berbagai kebutuhan dasar lainnya. Distribusinya menyasar masyarakat terdampak di tujuh wilayah, yakni Manggarai Timur, Manggarai Barat, Manggarai, Ende, Nagekeo, Sikka/Maumere, dan Ngada/Bajawa.

Berdasarkan catatan BNPB hingga 19 Agustus, sebanyak 71 orang meninggal dunia, sementara sekitar 40 ribu warga masih mengungsi. Aktivitas gempa susulan juga masih terjadi.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan pangan, tempat berlindung, pakaian, dan perlengkapan dasar tetap menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat terdampak.

Baca juga:

Yayasan JHL Merah Putih Kasih Terobos Medan Rawan Longsor, Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatra

JHL Merah Putih Kasih: Bantuan untuk Masyarakat Flores

Pembina Yayasan JHL Merah Putih Kasih Jerry Hermawan Lo mengatakan, Kamis (20/8), bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas kepada masyarakat Flores NTT yang tengah menghadapi masa sulit.

Ketika rumah kehilangan atap dan keluarga kehilangan rasa aman, yang dibutuhkan bukan sekadar kata-kata, tetapi kehadiran. Rp 1,3 miliar ini mungkin tidak menghapus duka mereka, tetapi kami berharap bisa membuat saudara-saudara kita di Flores, NTT merasa bahwa mereka tidak sendirian,

Pembina Yayasan JHL Merah Putih Kasih, Jerry Hermawan Lo.

Menurut Jerry, perhatian terhadap korban bencana tidak boleh berhenti ketika pemberitaan mulai berkurang. Ia menilai proses pemulihan masyarakat membutuhkan waktu lebih panjang daripada sekadar masa tanggap darurat.

“Bencana tidak selesai ketika kamera media meninggalkan lokasi. Bencana selesai ketika kehidupan masyarakat kembali berjalan. Karena itu, kepedulian harus bertahan selama masyarakat masih membutuhkan," ujar Founder JHL Group.

Baca juga:

Yayasan JHL Merah Putih Kasih Beri Bantuan Biaya Pendidikan ke Mahasiswa Lintas Fakultas Universitas Hasanuddin

Bantuan Disesuaikan dengan Kebutuhan Pengungsi

Ketua Relawan JHL Merah Putih Kasih, Eduardus Noe Ndopo Mbete, mengatakan bantuan disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat di lapangan, terutama warga yang masih bertahan di pengungsian.

Menurutnya, kehilangan akibat bencana tidak hanya menyangkut kerusakan rumah, tetapi juga hilangnya berbagai kebutuhan yang menunjang kehidupan sehari-hari.

“Orang yang kehilangan rumah tidak hanya kehilangan bangunan. Mereka kehilangan tempat tidur, tempat berlindung, dan rasa aman. Karena itu kami membawa hal-hal yang paling dekat dengan kebutuhan mereka: makanan, terpal, pakaian, selimut, dan kebutuhan dasar lainnya," ungkapnya.

Eduardus menegaskan bantuan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa masyarakat Flores NTT tidak menghadapi bencana seorang diri.

Kami mungkin datang membawa bantuan, tetapi yang ingin kami bawa lebih dari sekadar barang. Kami ingin mereka tahu bahwa ketika satu bagian Indonesia terluka, bagian Indonesia yang lain harus datang untuk menopangnya,

Ketua Relawan JHL Merah Putih Kasih, Eduardus Noe Ndopo Mbete.

Dorong Solidaritas Berlanjut

Sejumlah

Di tengah upaya tersebut, Yayasan JHL Merah Putih Kasih menilai keterlibatan masyarakat dan sektor swasta tetap penting untuk memperluas jangkauan bantuan.

Peran tersebut dinilai semakin penting, terutama ketika kebutuhan dasar warga masih tinggi dan proses pemulihan belum selesai.

Bagi JHL Merah Putih Kasih, bantuan tersebut bukan sekadar aksi sosial, melainkan bagian dari ikhtiar untuk memastikan masyarakat Flores NTT dapat melewati masa sulit dengan sedikit lebih kuat.

Sebab, dalam situasi bencana, solidaritas bukan tentang siapa yang mampu memberi paling banyak. Solidaritas adalah tentang memastikan mereka yang sedang kehilangan tidak merasa ditinggalkan. (*)

#JHL Merah Putih Kasih Foundation #Gempa NTT #Bantuan Kemanusiaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo (M) 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10) pagi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Indonesia
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
BNPB menetapkan bantuan rumah korban gempa NTT sebesar Rp 15 juta untuk rusak ringan, Rp 30 juta rusak sedang, dan Rp 70 juta rusak berat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
Indonesia
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
BNPB mengungkap penyebab 94 orang meninggal dunia di pengungsian gempa NTT. Mayoritas merupakan kelompok rentan.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
ShowBiz
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Bukan pengalaman pertamanya dalam membantu penyediaan fasilitas pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Indonesia
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya anak-anak dan perempuan yang berada di lokasi pengungsian, perlu menjadi perhatian dalam penanganan pascabencana.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Indonesia
Gempa Flores Hari Ini Magnitudo 5,1 Guncang Manggarai NTT, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa Flores hari ini berkekuatan M 5,1 mengguncang kawasan Manggarai, NTT pada 8 September 2026. Cek info gempa BMKG terbaru, lokasi pusat gempa, dan peringatan lengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 08 September 2026
Gempa Flores Hari Ini Magnitudo 5,1 Guncang Manggarai NTT, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Merah Putih Kasih
Bantuan Tahap II JHL Foundation untuk Gempa Flores: Fokus Material Renovasi dan Alat Sekolah
Untuk tahap II fokus bantuan bukan lagi sekadar kebutuhan harian, melainkan material bangunan untuk sekolah dan rumah ibadah, serta perlengkapan belajar bagi anak-anak.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Bantuan Tahap II JHL Foundation untuk Gempa Flores: Fokus Material Renovasi dan Alat Sekolah
Indonesia
JHL Foundation Turun Langsung ke Kotabaru Ende, Korban Gempa Flores Terima Bantuan Terpal
Relawan JHL Foundation menyalurkan bantuan berupa satu buah terpal kepada masyarakat Desa Kotabaru, Kabupaten Ende, Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
JHL Foundation Turun Langsung ke Kotabaru Ende, Korban Gempa Flores Terima Bantuan Terpal
Berita Foto
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Muda lewat Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB
Dewan Pembina JHL Foundation Jerry Hermawan Lo bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani berfoto bersama di Pangkalpinang, Rabu (2/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 04 September 2026
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Muda lewat Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB
Indonesia
Kemendagri Terbitkan 11 Ribu Lebih Dokumen Kependudukan Korban Gempa NTT
Pemulihan dokumen administrasi kependudukan menjadi kebutuhan mendesak agar warga terdampak bencana tetap dapat memperoleh hak-hak dasarnya.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Kemendagri Terbitkan 11 Ribu Lebih Dokumen Kependudukan Korban Gempa NTT
Bagikan