Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau

Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026

MERAHPUTIH.COM - MENTERI Perdagangan (Mendag) Budi Santoso (Busan) membuka Festival Lomba Burung Berkicau dan Kuliner UMKM di lapangan parkir kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Minggu (3/5). Menurut Menteri Busan, semakin giatnya aktivitas hobi akan bermanfaat dalam menciptakan nilai ekonomi, termasuk untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Kalau lomba burung berkicau semakin ramai, peternak burung akan semakin banyak. Begitu juga pembuat sangkar, pabrik pakan, peternak jangkrik sebagai makanan burung, hingga penjual burung akan semakin banyak. Kami mendorong peningkatan nilai ekonomi dari berbagai komunitas hobi, salah satunya komunitas burung kicau," kata Mendag Busan.

Mendag Busan juga menekankan burung-burung kicau yang dilombakan merupakan burung hasil ternak. Melalui lomba tersebut, Mendag Busan mengajak masyarakat untuk menunjukkan semangat melestarikan lingkungan.

"(Burung) yang dilombakan bukan burung liar, melainkan burung ternak," ujar Mendag Busan.

Baca juga:

Pantau Pasar Rawasari, Mendag Budi Santoso Sebut Harga Bahan Pokok Masih Stabil Jelang Lebaran 2026


Nilai ekonomi dari perdagangan burung hias dan ekosistem di dalamnya dapat terus didorong. Di dalam negeri, perputaran ekonomi dari ekosistem burung kicau per tahunnya bisa mencapai Rp 1,7 triliun—Rp 2 triliun.

Penggerak ekonomi dalam ekosistem tersebut mencakup, antara lain penangkaran, produsen pakan, suplemen, aksesori, jasa pelatihan, jasa perawatan, hingga aktivitas komunitas-komunitas yang ada. Sementara itu, ekspor burung hias pada 2025 mencapai sekitar
Rp12,5 miliar. Ada peningkatan sekitar 237,5 persen ketimbang 2024. Hal itu menunjukkan perkembangan permintaan burung hias asal Indonesia.

Selain membuka lomba, Mendag Busan juga mengunjungi tenda-tenda UMKM. Sejumlah UMKM kuliner menghadirkan aneka makanan, termasuk hidangan khas daerah dan berbagai minuman dingin. Sementara itu, tersedia beragam produk pendukung bagi para pencinta burung seperti kandang dan pakan berkualitas.(Asp)

Baca juga:

Demi Swasembada Pangan, Kemendag Perketat Impor Sejumlah Komoditas

Baca Artikel Asli