MerahPutih.Com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengaku prihatin dengan banyaknya petugas KPPS pada Pemilu 2019 yang meninggal. Bukan hanya itu, Mega juga heran anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang wafat jumlah bisa mencapai ratusan.
Pertama dalam sejarah demokrasi lima tahunan itu menelan korban petugas KPPS meninggal sekitar 400-an dan yang menderita sakit hingga ribuan orang.
Berdasarkan keterangan KPU hingga 7 Mei 2019, ada 456 anggota KPPS yang meninggal dunia dan 4.310 anggota KPPS sakit. Total anggota KPPS yang meningal dunia dan sakit ada 4.766 orang.
"Saya sendiri sampai... kenapa bisa banyak begitu yang meninggal (KPPS)? Dan Kami PDIP sudah sampaikan duka cita sedalam-dalamnya," kata Megawati di JalanTeuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis (9/5).
BACA JUGA: Dinilai Persulit Aksi Massa GERAK, Kivlan Zen Kritik Wiranto dan Presiden Jokowi
Stop Swastanisasi Air, Esok Pemprov DKI Jakarta Temui KPK
Kivlan Zen cs Bakal Geruduk Bawaslu Desak Jokowi Didiskualifikasi, Begini Tanggapan TKN
Megawati berharap kejadian ini tidak terulang lagi dengan melakukan pembenahan menyeluruh terkait sistem dan mekanisme pemilu di Tanah Air.
"Supaya hal-hal ini menjadi pembelajaran, evaluasi untuk tata cara yang akan datang," kata Megawati.
Menurutnya, KPU sudah melaksanakan pekerjaannya dengan baik sejauh ini. Megawati secara khusus memberikan apresiasi kepada KPU dan jajarannya. Namun tugas KPU belum selesai, hingga pengumuman rekapitulasi suara oleh KPU pada 22 Mei 2019.
"Saya sangat apresiasi kerja KPU," tandas Megawati.(Knu)