MERAHPUTIH.COM - DUTA Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Al Amoudi meminta Presiden Kelima RI, yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, berkontribusi aktif terhadap situasi terkini di Timur Tengah.
Hal itu disampaikan Faisal saat diterima Megawati di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Kamis (9/3). Dalam pertemuan itu, Megawati didampingi Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah dan Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan PDIP Andi Widjajanto serta Guntur Romli.
Sebelum menyalami Dubes Saudi, Megawati menyinggung soal anggrek putih pemberian Dubes Saudi yang ditempatkan di ruangan.
"Anggrek berwarna putih yang asli, yang lain rekayasa genetika" kata Megawati.
Selain menyampaikan selamat Idul Fitri kepada Megawati, Dubes Saudi mengucapkan selamat atas gelar doktor kehormatan Megawati yang diberikan Princess Nourah University (PNU) di Riyadh, yang merupakan universitas perempuan terbesar di dunia, pada Februari lalu.
Megawati merespons dengan mengucapkan terima kasih kepada Kerajaan Saudi Arabia atas penganugerahan tersebut dan penerimaan yang baik dan luar biasa selama menjalani umrah bersama keluarga yang dilakukan setelah menerima gelar doktor dari PNU. "Saya berterima kasih karena proses umrah yang saya jalani kemarin berjalan dengan baik," kata Megawati kepada Dubes Saudi.
Baca juga:
DPR Soroti Potensi Kenaikan Biaya Haji 2026, Imbas Konflik di Timur Tengah
Ahmad Basarah yang turut dalam umrah saat itu menjelaskan Megawati mengamati proses pembangunan di Masjidilharam dan membaca ada rencana kuota haji 6 juta pada 2030 dan mengusulkan penanaman pohon di Kota Suci dan di daerah pelaksanaan ibadah haji khususnya 'pohon Soekarno'. "Dubes Saudi sangat gembira dengan usul Megawati dan menjelaskan Arab Saudi memang memiliki program penanaman 10 miliar pohon. Oleh karena itu, beliau dengan tangan terbuka akan menyambut tawaran Megawati," kata Basarah.
Sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN, Megawati siap berkolaborasi dengan memberikan hasil penelitian jenis pohon yang cocok dengan kondisi alam Saudi Arabia dan menyumbang bibit-bibit pohon. Sementara itu, terkait dengan kondisi kawasan di Timur Tengah, Basarah menyebut Dubes Saudi meminta Megawati berkontribusi aktif terhadap situasi di Timur Tengah.
"Menurut Dubes Arab Saudi, Megawati Soekarnoputri merupakan sosok penting dalam politik lokal dan global yang memiliki perhatian pada isu lingkungan dan geopolitik. Oleh karena itu, suara Megawati sangat penting dan berdampak pada dunia Islam dan global untuk menjaga stabilitas kawasan dan perdamaian dunia," urai Basarah.
"Ibu Megawati merespons positif terkait dengan permintaan dari Dubes Saudi. Beliau juga mendukung terkait dengan gencatan senjata yang sudah disepakati selama dua pekan. Dengan mengikuti ajaran geopolitik Bung Karno, Megawati siap menjadi jembatan bagi siapa pun yang berkonflik untuk mencapai perdamaian sejati. Megawati menyinggung bahwa beliau juga merupakan special envoy (utusan khusus) yang menjadi jembatan antara Korea Selatan dan Korea Utara," kata Basarah.(Pon)
Baca juga:
Istana Akui Prabowo ‘Berguru’ ke Megawati Atasi Tantangan Bangsa dan Konflik Global

